oleh

Ribuan Ton Telur Ikan di Seira Masih Diincar Nelayan Kapal Andon

-Daerah-1.089 views

Ambon, Marinyo.com- Ribuan ton telur ikan terbang yang dieksploitasi oleh ratusan kapal nelayan Andon yang beroperasi di perairain Seira, Kecamatan Wermuktian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) ternyata tidak memberikan dampak ekonomi apa-apa bagi masyarakat setempat.

Hal ini tentunya membuat masyarakat resah dan mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku melalui Gubernur, Murad Ismail untuk mengambil langkah tegas pencabutan ijin dari kapal-kapal tersebut.

Ketua Ikatan Masyarakat Lima Satu Seira (IKLAS) Kota Ambon, Dimas Luanmasse dalam keterangannya kepada Marinyo.com, Selasa (14/7/2020) menegaskan, sampai hari ini kapal nelayan Andon masih beraktivitas di seputaran kepulauan Seira.

“Ketika masyarakat Seira menginvestigasi langsung ke tempat-tempat operasinya nelayan-nelayan tersebut sungguh miris karena aturan perundang-undangan mengatakan bahw mereka harus berlayar atau mencari dengan jarak 12 mil dari bibir pantai, tetapi kenyataannya mereka tidak melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan,” ujar dia.

Hal lain kata Dimas, daun kelapa yang digunakan dikuatirkan akan berdampak pada pencemaran laut yang mengakibatkan pertumbuhan biota laut tidak maksimal dan ini sangat merugikan masyarakat Seira.

Olehnya itu disela-sela menanti rekomendasi Komisi II DPRD Maluku kepada Gubernur dalam rangka mencabut ijin nelayan-nelayan tersebut, Dimas dan Paguyuban Lima Satu Saira berharap Pemprov dalam hal ini Gubernur dapat mengabulkan permohonan mereka dan mencabut ijin nelayan-nelayan yang telah meresahkan masyarakat.

“Saya masih ingat semangat juang pak gubernur lewat statmennya bahwa Maluku akan angkat perang dengan siapapun yang mencoba-coba datang mencuri hasil laut kita, dengan semangat itulah kami IKLAS Kota Ambon berharap gubernur merestui keinginan masyarakat untuk mencabut ijin kapal-kapal tersebut,” pinta dia. (Mry-01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed