oleh

Pemkot Ambon Tetapkan Festival Imlek Jadi Program Tahunan

AMBON, MARINYO.COM- Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, Festival Imlek merupakan progran skala prioritas untuk tetap merawat kerukunan umat beragama di Kota Ambon.

Karena itu Festival Imlek merupakan bagian dari empat festival tahunan yang ditetapkan pemerintah kota Ambon yang dijalankan dinas Pariwisata.

“Empat agenda tersebut masing-masing Festival Jalan Salib, Festival Ramadhan, Festival Imlek, dan Festival Santa Claus yang direncanakan masuk dalam kalender tetap Dinas Pariwisata Kota Ambon setiap tahun,” ujar Wattimena, di Pattimura Park, Sabtu (14/2/2026).

Untuk meningkatkan kunjungan wisata menurut Wattimena Ambon tidak bisa hanya mengandalkan potensi wisata alam untuk menarik wisatawan. Biaya transportasi yang relatif tinggi menjadi tantangan tersendiri jika hanya menjual panorama pantai dan laut.

“Kalau hanya menjual pantai, orang bisa memilih daerah lain yang lebih dekat dan murah. Tapi kalau kita hadirkan atraksi budaya dan keagamaan yang unik, itu memberi nilai tambah, dan menjadi daya tarik untuk wisatawan,” katanya.

Ivent berbasis budaya dan perayaan keagamaan dapat menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memperkuat identitas Ambon sebagai kota yang majemuk.
Dengan kalender event yang terjadwal, wisatawan diharapkan mengingat momentum tertentu untuk berkunjung.

“Seperti Festival Santa Claus pada 1 Desember, kemudian Festival Imlek dan Festival Ramadhan juga Festival jalan salib,” urainya.

Selain aspek pariwisata, pentingnya membangun narasi kebersamaan di tengah masyarakat heterogen. Ia mengajak masyarakat menggunakan penyebutan.

Festival Imlek tidak hanya menjadi perayaan seremonial, melainkan juga sarana memperkenalkan budaya dan tradisi warga keturunan Tionghoa kepada masyarakat luas.

Wattimena mendorong agar setiap perayaan keagamaan diisi dengan aksi sosial. Ia mencontohkan, dalam perayaan Natal sebelumnya, panitia menyerahkan tiga unit ambulans untuk masyarakat di Ambon.

“Karena itu kita kurangi perayaan seremonial . Kita alihkan menjadi aksi nyata sebagai bukti kepedulian kepada saudara-saudara yang kurang beruntung,” demikian Wattimena. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed