Ambon, Marinyo.com- Ketua Umum DPP Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional (KAPTEN) Indonesia Abdul Rauf melantik Dewan Pengurus Wilayah (DPW) KAPTEN Provinsi Maluku, Rabu (12/8/2020).
Pelantikan dan deklarasi yang berlangsung di ruang Ketua DPRD Maluku ini dihadiri oleh Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury, Asisten II Setda Maluku, Kabid Hubungan Internasional Disnakertrans Provinsi Maluku, yang mewakili Kapolda Maluku.
Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury dalam sambutannya mengingatkan Pengurus KAPTEN Maluku untuk dapat bekerja maksimal dalam mempersiapkan angkatan kerja dari Maluku yang akan dikirim ke manca negara.
“Saya bersyukur karena wadah ini bisa hadir di Maluku, karena soal tenaga kerja di Maluku ini sangat tinggi dan implikasinya terhadap angka kemiskinan sehingga membuat masalahnya menjadi kompleks. Karena itu pelantikan hari ini sangat bernilai bagi masyarakat di Maluku dan juga bagi pemerintah,” ujar Wattimury.
Dikatakan, kehadiran Blok Masela nantinya tentu akan membutuhkan banyak tenaga kerja, maka tanggungjawab Pengurus KAPTEN Maluku untuk dapat mempersiapkan tenaga kerja muda Maluku yang nantinya akan bekerja disana.
“Peran wadah ini sangat dibutuhkan terutama dalam mengorganisir program tenaga kerja yang akan dikirim ke manca negara dapat disiapkan secara baik,” ujar dia.
Sementara itu, Ketum DPP KAPTEN Abdul Rauf mengatakan, ketika KAPTEN sudah menancapkan sayap di Maluku. Itu artinya, tidak ada kata lain harus sukses.

Olehnya itu, semua warga yang ada di Maluku ini harus dilibatkan baik pemerintah maupun masyarakat untuk bersama-sama memajukan ketenaga kerjaan serta menangani pengangguran-pengangguran yang ada di Maluku.
Dikatakan, ada 119 negara yang menjadi donor tenaga kerja di luar negeri dan siap membantu.
“Yang terpenting adalah syarat dan ketentuan tetap berlaku Jadi DPW KAPTEN Maluku, kami mengamanahi mereka untuk mengangkat SDM tenaga kerja yang ada di Maluku,” ujar Rauf.
Ketua DPW KAPTEN Maluku, Muhammad Tadi Salampessy, mengatakan DPW KAPTEN Maluku akan bekerja maksimal dalam mempersiapkan tenaga kerja Maluku yang akan dikirim ke manca negara.
Dirinya bahkan mengatakan salah satu kerja yang akan dilakukan awal oleh DPW KAPTEN Maluku adalah dengan mengatur komoditi pala dan cengkeh yang ada di Maluku, sehingga mampu mengurangi pengangguran di Maluku.
Sementara itu Ketua Panitia dalam laporannya mengatakan, komunitas KAPTEN adalah komunitas baru di Maluku. Karenanya diharapkan dengan kehadiran KAPTEN dapat memberikan nuansa baru dalam merekrut tenaga-tenaga kerja baru di Maluku.
“Semoga kehadiran Ketua Umum dapat memberikan angin segar bagi generasi muda di Maluku,” ujar dia. (ESA)











Komentar