oleh

Animo Ikut Swab Test Lingkup Sekretariat DPRD Maluku Tinggi

-Parlemen-995 views

Ambon, Marinyo.Com- Animo untuk mengikuti swab test tahap II di lingkup Sekretariat DPRD Maluku begitu tinggi. Pasalnya dari jumlah yang dijadwalkan hanya untuk 66 orang tetapi angka ini meningkat hingga 107 orang yang melakukan swab test di Kamis (24/9/2020).

Sekretaris Dewan (Sekwan) Provinsi Maluku, Bodewin Wattimena di sela-sela swab test tahap II, memberikan apreseasi kepada seluruh ASN, pegawai kontrak, honorer, cleaning service, pengamanan dalam (Pamdal) dan wartawan yang begitu antusias dalam membantu pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkup perkantoran.

“Rencana swab test tahap II tanggal 23 September kemarin, namun karena ada kendala teknis makanya di tunda pada hari ini. Tahap kedua pada hari ini pada Sekretariat DPRD Provinsi Maluku kita menjadwalkan untuk 66 orang, namun dari daftar yang ada sudah melampaui dari target kita,” jelas Wattimena di Gedung DPRD Maluku.

Lebih lanjut, Sekwan tetap menghimbau anggota DPRD Maluku yang belum menjalani swab test untuk dapat mengikuti di tahap ketiga nanti.

“Untuk anggota DPRD mudah- mudahan hari ini ada yang mengikuti swab test, karena sebagaimana yang sudah dijelaskan untuk anggota DPRD itu langsung di koordinasikan oleh Ketua DPRD, namun kemarin pada tahap pertama selain ASN ada tiga orang pimpinan dan anggota DPRD yang mengikuti swab test.

Kami berharap pada hari ini ada juga anggota DPRD yang mengikuti swab test kalau tidak ada nantinya diagendakan tersendiri untuk pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Maluku yang belum mengikuti swab test,” jelas Sekwan.

Disinggung tentang hasil swab test tahap pertama? Sekwan katakan,
sampai saat ini, pihaknya masih menunggu hasil hasil swab test tahap pertama, kemarin setelah melakukan konfirmasi dengan Dinas Kesehatan ada kendala teknis di alat pengujian spesimen.

“Kita berharap hari ini alatnya sudah diperbaiki dan dalam waktu yang tidak lama hasil swab test tahap pertama sudah bisa diketahui, supaya kita bisa mengidentifikasikan pegawai, ASN, pegawai kontrak, petugas partai dan teman-teman wartawan, yah mudah-mudahan kita semua negatif, tapi kalaupun ada yang positif nanti akan mengikuti protokoler kesehatan yang telah ditetapkan oleh Gugus Tugas,” ujar dia.

Lebih lanjut Sekwan tegaskan bagi yang sengaja untuk tidak mengikuti swab test, untuk ASN, tenaga kontrak, petugas partai yang tidak mengikuti swab test kita akan melarang untuk masuk kantor, sampai mereka mempunyai hasil swab test.

Dirinya berharap semua mempunyai kesadaran yang sama bahwa swab test ini dilakukan untuk memutus mata rantai Covid-19 di klaster perkantoran khususnya di DPRD Provinsi Maluku.

Olehnya itu mestinya menjadi etikat baik bagi kita semua sehingga kantor ini betul-betul bersih dari Covid-19. (DAS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed