oleh

PD Panca Karya Dipercayakan Kelola KMP Bahtera Nusantara 02

-Maluku-1.004 views

Ambon, Marinyo.com- PD Panca Karya dipercayakan untuk mengelola KMP Bahtera Nusantara 02 yang merupakan bantuan Kementrian Perhubungan RI bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku.

Bantuan satu unit kapal Ro-Ro kepada masyarakat Maluku diserahkan langsung oleh Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi mewakili Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi Kepada Gubernur Maluku, Murad Ismail dan selanjutnya gubernur menyerahkan KMP Bahtera Nusantara 02 ini kepada Direktur Utama PD Panca Karya, Rusdi Ambon, Selasa (3/11/2020) di Pelabuhan Yos Sudarso-Ambon.

Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi dalam sambutannya mengatakan, KMP Bahtera Nusantara 02 yang melintasi Ambon-Banda-Tual telah melewati
proses pengelolaan cukup panjang, karena beberapa kali kebijakan Pak Menteri Perhubungan lewat pemberian bantuan kapal atau juga transportasi darat dan sebagainya menyangkut pengelolaan kadang tidak sesuai dengan yang diharapkan.

“Tetapi kemarin pak gubernur dengan gigih meyakinkan pak Menhub dan kami mendukung apalagi apa yang disampaikan pak Gubernur untuk kapal ini bisa beroperasi di Maluku dan pak Menhub yakin pak guberbur dengan seluruh perangkatnya termasuk PD Panca Karya mampu mengoperasikan kapal ini dengan baik,” tandas Setiyadi.

Dikatakan, KMP ini dibangun dari tahun 2018 sampai dengan tahun 2019 dengan alokasi anggaran sekitar Rp89 miliar dan kapal ini bisa mengangkut penumpang sekitar 380-an penumpang dan untuk kendaraan campuran sekitar 60 kendaraan.

Untuk tahun 2020 kata Setiyadi, Kemenhub telah menyiapkan subsidi sekitar Rp2,2 miliar dan untuk tahun 2021 telah disediakan subsidi sekitar Rp14 miliar.

“Artinya bahwa anggaran 14 miliar nanti selain untuk memberikan subsidi kepada para penumpang, kendaraan. Karena harapan kita adalah dengan adanya kapal ini dimana lintasannya dari Ambon-Banda-Tual. Mudah-mudahan dengan adanya kapal ini minat masyarakat terutama dari Ambon untuk berkunjung ke Banda itu bisa banyak,” jelas dia.

Diharapkan kehadiran KMP ini dapat mewujudkan trans Maluku melalui jalur laut dan juga memperlancar arus penumpang, barang dan juga kendaraan. Selain itu bisa mendukung tol laut.

Sementara itu Gubernur Maluku, Murad Ismail menyampaikan apreseasi dan terima kasih kepada Menteri Perhubungan yang tetap menaruh perhatian bagi masalah transportasi di Maluku.

Dikatakan, pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana transportasi di Provinsi Maluku dari tahun ke tahun terus menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Hal ini perlu dilakukan mengingat kondisi geografis Maluku sebagian besar terdiri dari lautan sehingga membutuhkan ketersediaan sarana dan prasarana, serta jaringan transportasi yang memadau guna menunjang pelaksanaan pembangunan ekonomi,politik, sosial dan pariwisata di Maluku.

Dengan demikian, dengan keberadaan KMP Bahtera Nusantara 02 merupakan salah satu sarana penghubung antar pulau karena mempunyai keunggulan dalam mobilisasi orang, barang dalam jumlah yang besar, serta biaya yang relatif lebih murah dibandingkan angkutan darat maupun udara.

Bertolak dari visi dan misi Provinsi Maluku maka diharapkan pembangunan sektor perhubungan dapat terus ditingkatkan sehingga lautan bukan menjadi pemisah justru menjadi penghubung bagi pulau-pulau yang tersebar di Maluku.

“Ini merupakan bagian penting dari kebijakan poros maritim dan pengembangan tol laut yang digagas oleh Bapak Presiden RI Joko Widodo,” jelas gubernur, sembari menambahkan bahwa Maluku masih membutuhkan KMP dengan ukuran GT yang besar, mengingat masih banyak wilayah-wilayah yang belum terlayani guna meningkatkan konektifitas wilayah.

Untuk diketahui, KMP Bahtera Nusantara 02 ini dilengkapi dengan 90 kelas ekonomi tidur, 173 kelas ekonomi kursi, dek terbuka 104 orang. Kendaraan yang bisa dimuati adalah 36 unit terdiri dari truk besar tronton 14 unit serta kendaraan campuran. (DAS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed