oleh

Mobil Kudamati Terbalik di Hukurila, Satu Mahasiswa Meninggal

-Berita-602 views

AMBON, MARINYO.COM- Mobil Angkutan Kota (Angkot) Jurusan Kudamati bernomor Polisi DE 1608 AU yang tumpangi Dekan FISIP Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), Yunus Kwelju (55) dan puluhan mahasiswa, Minggu (21/5/2023) terbalik di ruas jalan utama turunan tanjakan Tugu Selamat Datang Negeri Hukurila, Kecamatan Leitimur Selatan (Leitisel).

Peristiwa naas yang terjadi ini saat puluhan mahasiswa UKIM  berwisata ke Pantai Hukurila. Kejadian itu pun mengakibatkan salah satu mahasiswa, Sofia Samloy (19) meninggal dunia. Sementara dekan dan mahasiswa lainnya selamat, namun mengalami luka-luka sedang hingga berat.

Menariknya, Angkot tersebut dikemudikan juga mahasiswa UKIM, Filip Israel Imlabla (22), warga Latuhalat Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon.

Jems Samloy (20), mahasiswa yang ikut dalam Angkot itu katakan, awalnya dia bersama teman-teman dan dekan ingin ke Pantai Hukurila melewati ruas Jalan Jalur Batumeja Kecamatan Sirimau untuk refreshing setelah selesai ujian semester.

“Mobil sebenarnya tak kuat menaiki tanjakan namun dipaksa terus jalan.

Setiba di Tanjakan Tugu Selamat Datang Negeri Hukurila, korban yang saat itu duduk di dekat sopir katakan bahwa “Ada Asap dari bawah mobil itu, tolong berhenti lalu cek dulu, jelas Samloy dan disambut oleh rekannya bahwa tidak apa-apa. Tiba-
tiba mobil melaju dan tidak bisa berhenti. Sopir membelokan mobil dengan cepat sehingga oleng dan terbalik. Korban SM saat itu terlihat tertindis mobil,” tutur Ps Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease Iptu Jane Luhukay dalam siaran persnya menirukan penjelasan para saksi.

Sejumlah mahasiswa yang selamat kemudian kata dia, berteriak meminta pertolongan dari masyarakat setempat untuk mengevakuasi korban dan penumpang lainnya.

“Saat dievakuasi ke RS Otto Kuyk Passo, saksi melihat korban SM sudah tidak sadarkan diri dan mengeluarkan buih busa pada mulut,” jelas Luhukay.

Sopir sekaligus mahasiswa, Filip Imlabla (22) mengaku, ketika mobil sampai di Turunan tanjakan Tugu Selamat datang di Negeri Hukurila, dia sampaikan ke Dekan yang duduk di kursi bagian depan “Pak, rem mobil kayaknya kurang bagus”. Lalu Dekan tetiba menarik Hand Rem yang membuat mobil melaju dan oleng.

“Saya berusaha mengendalikan mobil, namun sulit sehingga terbalik di turunan Tugu tersebut,” jelas Imlabla yang alami patah di bagian pergelangan bahu.

Seluruh korban termasuk Dekan sebutnya, dievakuasi warga ke RS. Rawat Inap Hutumuri dengan mobil penumpang jurusan Tuni DE 1505 LU. Sedangkan korban yang luka serius, Imanuel Ranolat dan SM dievakuasi ke RS Otto Kwik Passo Kecamatan Baguala.

“Setelah dilakukan tindakan medis oleh pihak rumah sakit, tak lama kemudian korban sudah tidak bernyawa lagi karena alami benturan di bagian kepala dan luka di bibir.

Sementara mobil rusak berat di bagian bemper depan kanan, kaca mobil depan dan belakang pecah, lampu sein belakang sebelah kiri pecah dan ban mobil bagian kanan belakang pecah. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed