oleh

Komisi II Bahas Masalah Kelistrikan di Maluku

-Parlemen-1.445 views

Ambon, Marinyo.com- Dalam rangka membahas sejumlah persoalan kelistrikan di 11 kabupaten/kota di Maluku, Komisi II DPRD Maluku melakukan rapat bersama PT PLN Wilayah IX Maluku-Maluku.

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi II, Saudah Tethool, dihadiri anggota komisi, berlangsung di ruang paripurna DPRD Maluku, Rabu(9/9/2020).

Wakil Ketua Komisi II, Turaya Samal menilai pelayanan PT (Persero) PLN belumlah maksimal dirasakan oleh masyarakat di kabupaten, apalagi ditengah pandemi masyarakat membutuhkan listrik bagi keperluan belajar anak.

“Dengan adanya pandemi masyarakat semakin kesulitan ketika anak-anak sekolah belajar dengan sistim virtual yang memerlukan tenaga listrik. Bagaimana mereka bisa belajar secara baik kalau listriknya sering padam, ” ujar Samal.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Komisi II , Temmy Oersepuny.
Menurutnya, di Kabupaten Kepulauan Aru juga mengalami hal yang sama.

“Di dalam kota Aru saja listrik sering padam apalagi yang ada di pulau-pulau? Kita mengharapkan PT PLN dapat melistriki wilayah-wilayah agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Maluku,” tandas Oersepuny.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Maluku, Wahid Laitupa menilai bahwa PT PLN tidak transparan terkait dengan berbagai kendala yang dihadapi, sehingga menyebabkan listrik menyala tidak merata.

“Saya kita perlu ada pemetaan dengan memberikan zona mana yang sangat sulit bagi PT PLN dalam hal memberikan pelayanan kelistrikan bagi masyarakat di Maluku. Kita juga perlu keterbukaan dari PT PLN terkait persoalan kelistrikan di Maluku,” tandas Laitupa.

Ketua Komisi II, Saudah Tethool menitikberatkan pada daerah- daerah yang belum teraliri listrik terutama daerah kecamatan dan pedesaan di Maluku.

Menanggapi apa yang disampaikan Komisi II, General Manager PT PLN Maluku- Maluku Utara, T. Widow mengatakan jika terkait masalah kelistrikan di Seram Bagian Timur perlu dilakukan kerjasama . Sementara mesin mesin yang ada harus sesuai dengan standar yang diberlakukan PT PLN.

” Sementara di beberapa daerah diusahakan agar bisa terpenuhi kelistrikan bagi kebutuhan masyarakat. Memang ada beberapa kendala terkait kondisi mesin, namun selalu diusahakan lebih baik,” ujar dia. (DAS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed