AMBON, MARINYO.COM – Guna memastikan kesiapan kebutuhan masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri tahun 2026, Pemerintah Kota Ambon menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Rabu (28/1/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Vlissingen, Balai Kota Ambon tersebut dipimpin Wakil Wali Kota Ambon, Ely Tosuta, dan melibatkan Tim Satgas Pangan Kota Ambon bersama sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya distributor bahan pokok, Pertamina, serta Hiswana Migas Kota Ambon.
Dalam arahannya, Tosuta menekankan pentingnya menjaga stabilitas ketersediaan dan harga bahan pokok agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, rapat difokuskan pada kesiapan stok dan kelancaran distribusi sembako serta minyak tanah guna mengantisipasi lonjakan permintaan selama Ramadhan hingga Idul Fitri.
“Rapat ini sangat penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor agar dapat mencegah terjadinya kelangkaan dan lonjakan harga,” ujar Tosuta.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Ambon berharap masyarakat, khususnya umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa, dapat menjalani bulan Ramadhan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan kebutuhan pokok.
Dalam rapat tersebut, Pemkot Ambon juga meminta para distributor untuk menyampaikan data stok terkini serta rencana pasokan dan distribusi hingga Maret 2026. Data ini akan menjadi bahan evaluasi bagi TPID dalam menentukan langkah-langkah antisipatif pengendalian inflasi.
“Pemerintah Kota Ambon terus bersinergi dengan seluruh pihak untuk memastikan ketersediaan bahan pokok yang berkelanjutan dan terjangkau bagi masyarakat. Dengan stok yang cukup dan harga yang stabil, kami berharap kebutuhan masyarakat dapat terjamin,” tutup Tosuta. (***)









Komentar