oleh

Jelang Nataru, DPRD Pastikan Pertamina Stok Mitan Cukup

-Parlemen-1.438 views

AMBON, MARINYO.COM- Menjelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, Peratamina diminta memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Minyak Tanah (mitan) yang menjadi kebutuhan vital masyarakat dihari besar mencukupi kebutuhan.

“Pertamina diminta tetap tetap memastikan ketersediaan energi terutama Mitan dapat tercukupi untuk memenuhi kebutuhan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, menjelang hari besar keagamaan, seperti yang akan dirayakan umat Kristen Natura,”pinta anggota Komisi II DPRD Maluku, Halimun Saulatu kepada wartawan, Senin(16/11/2021).

Meskipun diakui, Saulatu ketersediaan BBM jenis Premium, Pertalite dan Bio Solar sudah mencukupi kebutuhan masyarakat, tapi tidak menutupi kemungkinan ketersediaan BBM tersebut juga bisa diantisipas pasokan kuotanya mencukupi kebutuhan masyarakat jelang Nataru.

Selain ingin memastikan kondisi pasokan BBM, mencukupi hingga pergantian tahun mendatang, Politisi Partai Demokrat ini juga mempertanyakan mengenai kelangkaan BBM tidak boleh harus terjadi jelang Nataru, sehingga bisa mencukukupi kebutuhan masyarakat.

Namun untuk memastikan ketersediaan stok BBM, sebelum melakukan pengecekan langsung ke lapangan, Komisi II rencana akan melakukan rapat koordinasi dengan pihak Pertamina, sehingga bisa dipastikan ketersediaan stok BBM yang ada.

“Kami juga nantinya akan melakukan rapat bersama dengan pihak Petamina, untuk memastikan ketersedian stok BBM yang ada di tangki penampung milik Pertamina,”ujar Saulatu.

Selain itu lanjut Saulatu, untuk mengantisipasi adanya tindak penimbunan BBM yang akan berdampak kepada kelangkaan, Pertamina juga diminta untuk meningkatkan pengawasan dalam pendistribusian dan juga harus memastikan stok persediaan bahan bakar mencukupi hingga Nataru.

Karena menurutnya, tindakan penimbunan BBM oleh oknum yang tidak bertanggungjawab akan menyebabkan kelangkaan sehingga masyarakat akan kesulitan.

“Pertamina harus memastikan persediaan aman, dan harus meningkatkan pengawasan dalam pendistribusian,” kata Saulatu.

Dia mengingatkan, gangguan terhadap pasokan atau persediaan bahan bakar akan berdampak besar terhadap seluruh sendi kehidupan masyarakat. Mobilisasi masyarakat, termasuk perantau yang akan pulang kampung akan terganggu karena kehabisan bahan bakar. (DAS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed