oleh

Ahmad Jais Ely Dinilai Layak Pimpin Henahetu

-Daerah-1.613 views

AMBON, MARINYO.COM- Suksesi pemilihan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Henahetu, segera dihelat beberapa waktu kedepan.

Sejumlah figur digadang-gadang akan ikut ambil bagian merebut kursi Ketua Umum Organisasi yang membawahi Kecamatan Salahutu, Leihitu dan Leihitu Barat itu. Beberapa nama diantaranya dianggap layak untuk memimpin wadah berhimpun ini untuk periode berikutnya.

Sekretaris Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Wilayah Maluku, Dr. Ruslan HS Tawari, menilai ada dua sosok besar yang pantas menahkodai organisasi itu. Mereka diantaranya, Ahmad Jais Ely dan Jafar Pelu.

“Dari semua yang ada, saya lihat, Ahmad Jais Ely dan Jafar Pelu adalah sosok yang pantas. Hanya saja, latar belakang Jafar Pelu sebagai pengusaha tidak punya cukup waktu untuk mengurus organisasi itu. Sebaliknya, Ahmad Jais Ely merupakan sosok yang tepat. Dia adalah paket lengkap. Sebab, punya pengalaman mengurus masyarakat maupun masyarakat akademik dan memiliki waktu yang intensif, “ujar Ruslan Tawari, Kamis (18/11/2021) di Ambon.

Menurutnya, dalam mengurusi satu organisasi tidak sekedar mampu. Tapi lebih dari itu membutuhkan pemimpin yang memiliki inovasi yang tinggi.

“Kita ketahui, ketika tidak ada orang yang mampu buat panen udang, sosok Ahmad Jais Ely mampu melakukannya. Tentu ini terpulang dari ide-ide briliannya. Itulah sebabnya saya katakan, Henahetu itu Ahmad Jais Ely, “tuturnya.

Ruslan menjelaskan, posisi organisasi Henahetu sangatlah penting, karena menghubungkan potensi masyarakat cendekia secara menyeluruh di Leihitu, Salahutu dan Leihitu Barat.

“Secara geografis, Henahetu memiliki potensi yang besar. Wilayah-wilayah itu merupakan wilayah terdepan pada zamannya. Sehingga wilayah ini perlu sosok yang bisa mengelolanya, bukan berdasarkan kepentingan politik semata, tetapi harus mampu mengartikulasikan kepentingan masyarakat dalam setiap derap langkah,” ujar dia.

Agenda- agenda besar Henahetu menurut dia,adalah pertama, sumber daya yang besar. Semua orang tidak bisa membantah, Asilulu, Ureng, Hitu, Morela, adalah pusat perikanan yang luar biasa. Orang juga tidak bisa membantah bahwa disitu juga pusat jasa transportasi, Tulehu, Waai, Liang. Jadi mereka memiliki persyaratan yang cukup untuk kemudian memobilisasi wilayah ini menjadi salah satu wilayah terdepan.

Untuk tujuan itu, kata Kepala Program Studi PSP, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Pattimura Ambon ini, membutuhkan sosok yang dapat memahami secara jelas kondisinya serta memiliki sense terhadap kepentingan masyarakat. Apalagi terhadap penyambutan Ambon New Port dan Fish Market.

“Kalau tanggungjawab ini diberikan kepada orang yang tidak memahami secara baik, maka tinggal tunggu saatnya saja, orang cuman ikut-ikutan. Tapi, jika itu diberikan kepada Ahmad Jais Ely, dia akan menanganinya dengan benar. Dia mampu memberikan argumentasi baik secara akademik maupun secara politis. Belum lagi kemampuan lobinya ditingkat pusat,” tandas Ruslan.

“Bagaimana pengembangan Ambon New Port dengan kepengtingan masyarakat Henahetu. Pada saat ini sosok yang tepat itu adalah Jais Ely. Apalagi besiknya perikanan, dan saat ini sebagai Kepala SUPM Waiheru Ambon, “tambah Ruslan.

Ruslan juga menanggapi positif beberapa gagasan Ahmad Jais Ely dalam rangka penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) siap pakai.

“Saya kira, melahirkan tenaga-tenaga terampil dan berkompetensi itu merupakan keahliannya. Dan memang perlu dilakukan sekarang ini. Jika tidak, maka tunggu saatnya orang lain datang memenuhi semua kebutuhan serapan tenaga kerja dimaksud, alhsil kita jadi penonton dirumah sendiri, “katanya lagi.

Bagi Ruslan, hadirnya Ahmad Jais Ely sebagai akademisi dalam kontestasi pemilihan Ketua DPP Henahetu tidak bisa dilepaskan dengan kepentingan politik terbesarnya. Kepentingan politik itu yakni, bagaimana memajukan wilayah itu. Bagaimana mensukseskan masyarakat yang ada di tiga kecamatan tersebut,”tutup Ruslan Tawari. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed