oleh

5 Ton Miras Disita, Polda Maluku Perketat Pengamanan Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026

-Berita-594 views

AMBON, MARINYO.COM – Polda Maluku terus mengintensifkan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang bulan suci Ramadan dan perayaan Idulfitri 2026. Salah satunya melalui pelaksanaan Operasi Pekat Salawaku 2026 dan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Salawaku 2026.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rosita Umasugi, kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (2/2/2026) menjelaskan bahwa Operasi Pekat Salawaku 2026 telah berlangsung sejak 26 Januari hingga 1 Februari 2026 dengan sasaran utama penyakit masyarakat, seperti peredaran minuman keras (miras), premanisme, prostitusi, serta aktivitas lain yang meresahkan warga.

“Dari hasil operasi yang dilaksanakan baik oleh Polda Maluku maupun Polres jajaran, kami berhasil mengamankan total 5.506,9 liter atau sekitar 5 ton miras, baik miras tradisional sopi maupun jenis lainnya,” ungkap Rosita.

Adapun rincian barang bukti miras yang diamankan antara lain oleh Direktorat Narkoba Polda Maluku sebanyak 950 liter, Polresta Pulau Ambon sebanyak 1.748 liter, Polres Malteng sebanyak 92 liter, Polres Seram Bagian Barat (SBB) sebanyak 795 liter, Polres SBT sebanyak 36 liter, Polres Kepulauan Aru 592 liter, Polres Buru 303 liter, Polres Tual 320 liter, Kepulauan Tanimbar 103, 8 liter, Polres MBD sebanyak 105 liter, Polres Bursel sebanyak 60 liter dan Polres Malra sebanyak 210 liter.

Selain sopi, petugas juga mengamankan miras lain berupa Anggur Merah sebanyak 3,1 liter, Bir 36,48 liter, dan Miras Oplosan sebanyak 54 liter.

“Kegiatan operasi ini lebih difokuskan pada pelabuhan dan terminal sebagai jalur keluar-masuk miras, baik melalui jalur laut maupun darat,” jelasnya.

Rosita menegaskan, penyalahgunaan miras sangat berpotensi mengganggu Kamtibmas. Apalagi saat ini telah diberlakukan KUHP baru yang mengatur sanksi bagi masyarakat yang mengonsumsi miras di tempat umum dengan denda hingga Rp10 juta.

Selain Operasi Pekat, Polda Maluku juga telah menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Salawaku 2026 dengan melibatkan 386 personel gabungan Polda dan Polres jajaran. Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari sebagai upaya cipta kondisi menjelang Ramadan dan Operasi Ketupat 2026.

“Sasarannya meliputi lokasi rawan kemacetan, kecelakaan lalu lintas, pelanggaran, kawasan wisata, serta pusat aktivitas masyarakat seperti pasar,” kata Rosita.

Dalam pelaksanaannya, Polda Maluku mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif melalui sosialisasi, edukasi, serta imbauan humanis kepada masyarakat. Polda juga memperkuat sinergi dengan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan Jasa Raharja guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas yang kondusif, meningkatkan toleransi antarumat beragama, serta tidak ragu melaporkan gangguan keamanan melalui Call Center 110. Kami siap memberikan quick response atas setiap laporan masyarakat,” pungkasnya. (das)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed