oleh

Tujuh Rumah di Air Mata Cina Terbakar

-Berita-1.463 views

AMBON, MARINYO.COM– Tujuh rumah di Ponegoro Air MataCina, RT 002/02, Kelurahan Urimesing Senin (24/4/2023) sekitar pujul 04.49 WIT hangus terbakar.

Ketua RT 002/02, Kelurahan Urimesing Muhamad Thalib (73), menjelaskan, dirinya terbangun dari tidur mendengar teriakan warga karena kebakaran.

Saat itu ia  keluar menuju teriakan dan melihat nyalah api sudah meluas di rumah sdr Ikmal Umar, dan Warga berdatangan membantu memadamkan api secara manual , namun api terus merembes kerumah warga lainnya .

Pukul 05 49 wit, mobil pemadam kebakaran satu unit tiba di TKP, disusul dua lainnya untuk memadamkan api, hingga pukul 06.17. wit, api berhasil dipadamkan.

Tujuh rumah yang terbakar yakni, Ikmal Umar,  terbakar habis dengan kondisi rumah semi permanen yang perkirakan kerugian material sekita 100.000.000,00 ( seratus juta rupiah).

Rumah milik  La Haji, dengan dua bangunan  rumah, yang salah satunya merupakan bangunan kos kosan semi permanen, dengan kerugian Material sekira 500.000.000,00 ( limaratus juta rupiah)

Rumah milik  La Ane, dengan kondisi rumah semi permanen terbakar habis, yang memiliki kerugian material sekira 175 .000.000,00 ( seratus tujupuluh lima juta rupiah).

Rumah mik La Jaimudin. Bangunan semi permanen ,terbakar pada bagian dinding papan yang mempunyai kerugian material sekira 500.000,00 ( limaratus ribu rupiah).

Rumah milik La Musa Bangunan semi permanen ,terbakar pada bagian dinding papan yang mempunyai kerugian material sekira 500.000,00 ( limaratus ribu rupiah).

Rumah milik Yunidia Ani. Bangunan semi permanen ,terbakar habis  yang mempunyai kerugian material sekira 70.000.000 ,00 ( tuju puluh juta rupiah).

Rumah kos milik La Haji yang ditempati oleh Didin  Faizal (22)  mengalami kwrugian satu unit motor
Honda Beat nomor polisi DE 3625 hangus rerbakar.

Berdasarkan keterangan saksi korban lain yakni Ny Vivi Adam (45) menjelaskan dirinya bersama keluarga meninggalkan rumah, dan tidur di keluarga mertua, yang berjarak sekira 200 meter. Ia terbangun juga karena teriakan warga, sehingga bergegas menuju kerumahnya dan melihat rumah telah terbakar habis meluas  ke tetangga lainnya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa., pada saat meninggalkan rumah, lampu PLN, di rumah dipadamkan, sementara dibagian teras rumah luar yang dinyalakan, serta kompor dapur juga tidak digunakan pada hari itu, sehingga ia merasa dirinya tidak membuat kesalahan meninggalkan rumah untuk beristirahat bersama keluarga mertua.

Sementara kepala Pemuda setempat Yusrain Uluputty (50) menjelaskan, bahwa dengan adanya kejadian tersebut, telah dilakukan kerjasama dengan Ketua RT, RW, Lurah, serta Dinas Sosial Kota Ambon, dengan langkah-langkah  dengan membangun tenda dapur umum.  Guna mengatasi kebutuhan Sembako kepada para korban, yang berjumlah 56 orang. (DAS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed