oleh

Setelah Pelabuhan Tulehu, Kali Ini Nelayan PPN Ambon Jadi Target Vaksinasi TNI AL

-Maluku-857 views

AMBON, MARINYO.COM- Setelah nelayan dan masyarakat pesisir yang ada di Pelabuhan Perikanan Tulehu dilakukan vaksinasi pada Sabtu (21/8/2021) kemarin, kali ini TNI Angkatan Laut dalam hal ini Lantamal IX Ambon terus bergerak dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Maluku.

Hal ini dibuktikan dengan Minggu, (22/8/2021) di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ambon, Lantamal IX masih menyasar nelayan dan masyarakat pesisir untuk dilakukan vaksinasi Covid-19.

Komandan Lantamal IX Kolonel Marinir Said Latuconsina, M.M., M.T. disela-sela peninjauan kegiatan vaksinasi mengatakan, kegiatan ini merupakan instruksi Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono agar TNI Angkatan Laut secara totalitas untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19 dengan melaksanakan serbuan vaksinasi masyarakat Maritim.

Dijelaskan, target pelaksanaan vaksin untuk hari ini sebanyak 100 orang dengan melibatkan 10 vaksinator dari Dinas Kesehatan Lantamal IX Ambon, pendukung dari personel Lantamal IX dan Pomal Lantamal IX.

Untuk dikatahui nelayan yang baru kembali dari melaut tidak luput menjadi sasaran vaksinasi selain nelayan yang sudah berada di PPN Ambon.

Nelayan dan warga pesisir merupakan target yang ingin di sasar oleh Lantamal IX sebagai upaya memeratakan jangkauan vaksinasi agar segera tercapai herd immunity untuk seluruh lapisan masyarakat.

Sementara ituKepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Ambon Jafar Sahubauwa, S.St.Pi., meyampaian apreseasi dan terima kasih kepada TNI AL dalam hal ini Lantamal IX yang telah melaksanakan vaksinasi kepada nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara Ambon.

Dikatan, serbuan vaksin masyarakat maritim ini merupakan salah satu upaya pemerintah melalui TNI AL Lantamal IX Ambon, untuk melindungi warga negara dengan memberikan, mendukung serta memfasilitasi vaksin masyarakat di seluruh kawasan nusantara guna meningkatkan Herd Immunity dan memutus mata rantai Pandemi Covid-19. (DAS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed