oleh

Satu Tahun Berdiri, Ini Capaian PT MEA

-Maluku-520 views

AMBON, MARINYO.COM- Perseroan Terbatas Maluku Energi Abadi (PT MEA), Selasa (23/11/2021) hari ini berumur satu tahun. Kendati baru berumur setahun, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sudah memainkan perannya dibidang minyak, gas dan Energi sehingga dapat berkontribusi bagi daerah Ini.

“Alhamdulilah dan puji syukur saya sampaikan kepada Allah SWT pada kesempatan pagi ini, menyampaikan pekerjaaan-pekerjaan yang selama ini kami capai di BUMD MEA,”kata Direktur Utama PT MEA, Musalam Latuconsina, kepada wartawan, Selasa (23/11/2021).

Menurut mantan petinggi di PT Pertamina itu, perusahaan yang dipimpinnya baru berumur 1 tahun.

“Alhamdulilah hari ini kami satu tahun bekerja di PT MEA. Dalam pekerjaan ini PT MEA ditunjuk oleh Gubernur. Kebetulan saya ditunjuk sebagai Direktur Utama dan salah satu Komisaris Hadi Basalamah. Kami selama ini bersama tim PT MEA menjalankan tugas selama satu tahun ini,”tuturnya.

Dia mengaku, perusahaan daerah itu meski baru satu tahun berdiri, sudah banyak capaian. “Kami ini ibarat bayi yang baru jalan. Namun dalam dialog di salah satu lembaga penyiaran kami disebut sudah 7 tahun. Kami tidak menilai tapi nanti masyarakat yang menilai apa yang kami capai selama ini,” ingatnya.

Ada beberapa bidang usaha yang dilakukan PT MEA, sebagai perusahaan induk atau Holding Company. Namun, dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2020, pihaknya sudah sosialisasi bersama Ketua DPRD Maluku ketika dialog dengan Kepala Biro Hukum Pemerintah Provinsi Maluku.” Harapannya dalam Perda itu masyarakat tahu apa yang dikerjakan PT MEA,”paparnya.

Bidang usaha yang digeluti PT MEA, yakni 5 bidang adalah, bidang usaha hulu Migas. “Hulu Migas itu, terkait dengan pengurusan atau pengelolaan Participating Interest (PI) 10 peraen di tiga blok di wilayah kerja di Maluku. Ada Blok Masela, Blok Bula dan Blok Non Bula. Semua progres kami telah jalankan,”bebernya.

Yang sudah ada progres di Blok Bula dan Blok Non Bula. PT MEA kawal dua blok tersebut karena sudah produksi. Karena tahapan PI 10 persen selesai, karena Provinsi Maluku melalui PT MEA mendapat hasil yang secepatnya.

Sementara Blok Masela, kami akan kejar meski tanda kutip ada beberapa kendala. Memang kami baru sampai pada tahap ke 6. Sedangkan Blok Bula dan Blok Non Bula kami sudah kejar sudah masuk tahap ke 7 yaitu uji tuntas.

Uji tuntas, lanjut dia, yakni masalah data dari dua perusahaan di Blok Bula dan Non Bula harus membuka data kepada pihaknya dan dilakukan evaluasi.

“Kami akan mereviu sehingga dari siti kita tahu bahwa Pemerintah Provinsi melalui BUMD PT MEA, akan mendapat hasil berapa dari dua perusahaan itu. Untuk Blok Bula adalah perusahaan Karena Petroleum Ltd. Non Bula adalah CITIC Seram Energy. Dua perusahaan ini lokasinya di Kabupaten Seram Bagian Timur,”bebernya

Tak hanya itu, PT MEA sementara bangun kerjasama dengan kabupaten SBT, karena PI 10 persen di Blok Bula dan Non Bula porsinya Pemprov dapat 50 persen sesuai Peraturan Menteri ESDM dan Kabupaten SBT dapat 50 persen.

“itu ada regulasinya. Kemudian terkait Blok Masela, saya kira masyarakat semua dengar. Namun secara aturan pengoperasian di Blok Masela ditengah laut. Kurang lebih diatas 12 mil laut,”sebutnya.

Terkait pengelolaan atau pengelolaan PI 10 persen Blok Masela, sesuai Permen ESDM, diserahkan kepada Pemprov Maluku. Sehingga Pemprov menunjuk BUMD MEA, untik menerima dan mengelolanya PI persen.

“Mungkin ada yang sudah dengar ada isu-isu kabupaten Kepulauan Tanimbar dan kabupaten sekitarnya akan mendapat porsi di PI, bagi kami tidak ada masalah, yang penting sesuai aturan main yang berlaku,”tandasnya.

Sesuai regulasi, kata dia, jika diatas 12 mil milik milik provinsi. “Nah, jika ada perubahan kami tunggu perubahan Permen ESDM. Tapi selama belum ada perubahan kami tetap jalan,”tegasnya. (DAS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed