oleh

Potong Pele Covid-19, Pangdam Gelar Rapat Evaluasi

-Berita-2.992 views

Ambon, Marinyo.com- Dalam rangka mempercepat penanganan Covid-19 di Maluku, Kodam XVI/Pattimura menggelar Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 dan Pendisiplinan Protokol Kesehatan yang dilaksanakan di ruang rapat Yudha Lantai III Makodam XVI/Pattimura, Selasa (25/8/2020).

Rapat dipimpin Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Agus Rohman didampingi Sekda Maluku Kasrul Selang dan Kapolda Maluku Irjen (Pol) Baharudin Djafar juga dihadiri Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, Sekot Ambon A.G Latuheru, Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Arnold Ritiauw, para perwira di jajaran Kodam serta para Forkopimda Kota Ambon dan Provinsi Maluku termasuk para tokoh agama.

Ketua Pelaksana Harian Percepatan Penanganan Covid-19, Kasrul Selang saat memberi arahan mengingatkan perlunya sinergitas untuk penanganan virus ini karena energi dan phsikis telah terkuras.

Belum lagi ditambah dengan klaim biaya dari rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 yang jumlahnya tidak sedikit.

Dalam kondisi ini, maka sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan, tanpa mengenal lelah.

Ditegaskan pula perlunya mengevaluasi penerima stimulus kepada warga agar tepat sasaran dan bermanfaat.

“Kita evaluasi cek point-cek point yang dilakukan termasuk masalah ekonomi, stimulus. Kita evaluasi lagi sehingga kita perlu bertemu lagi untuk bicara lebih teknis,” tandas mantan Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman Provinsi Maluku.

Dilain sisi, Kadis Kesehatan Provinsi Maykel Pontoh memaparkan upaya yang sudah dilakukan Dinas Kesehatan antara lain penguatan kapasitas terhadap tenaga yang selama ini bersentuhan langsung dengan kelola Covid-19 termasuk melibatkan tokoh agama sehingga hal-hal yang sensitif yang rentan keributan dapat dihindari.

Begitupun dengan upaya pengendalian infeksi agar tenaga kesehatan tidak terpapar Covid-19.

Masih kata Pontoh, terkait apa yang akan dilakukan Pemprov Maluku kedepan antara lain memperkuat komunikasi dan perubahan perilaku.

Sementara itu, Mayor Eka saat memaparkan Penanganan Covid-19 yang telah dilakukan Kodam XVI/Pattimura, antara alain terus mengigatkan warga agar menggunakan masker.

Saat itu, dipaparkan pula hasil analisa penanganan Covid-19 dengan menggunakan Analisa SWOT.

Menurutnya, kekuatan antara lain kesiapsiagaan aparat dalam penanganan Covid-19 antara TNI/Polri dan Satpol PP termasuk juga faktor geografis.

Sedangkan kelemahannya antara lain kesadaran masyarakat yang kurang. Sementara untuk peluang dan ancaman yang akan timbul sehinggga disarankan perlu ada langkah strategis yang harus dilakukan dalam waktu dekat untuk penanganan Covid-19 ini.

Hal ini diperlukan karena TNI maupun Forkopimda tidak dapat bekerja sendirian untuk mengedukasi masyarakat dalam penanganan Covid-19, sehingga perlu dukungan.

Saat itu Pangdam juga meminta saran dan masukan dari para peserta rapat termasuk tokoh agama. (DAS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed