AMBON, MARINYO.COM– Semangat sepak bola usia muda bergema di Kota Ambon melalui gelaran Liga Kampung U-17 yang sukses menjadi panggung lahirnya bibit-bibit pemain potensial dari Maluku dan Maluku Utara. Dari ajang tersebut, DPD PDI Perjuangan Maluku kini mulai menyiapkan skuad bertajuk “Banteng Maluku” untuk tampil di kejuaraan nasional memperebutkan Soekarno Cup.
Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Benhur G. Watubun, menyampaikan apresiasi terhadap seluruh tim yang ambil bagian dalam turnamen tersebut. Menurutnya, Liga Kampung U-17 bukan sekadar kompetisi biasa, tetapi menjadi wadah pencarian bakat pemain muda terbaik yang akan dipersiapkan menuju level nasional.
“Semua tim bermain sangat hebat. Tetapi tentu ada pemain-pemain terbaik yang akan dipilih untuk mewakili Maluku dan Maluku Utara pada tingkat nasional dengan nama Banteng Maluku,” ujar Benhur usai laga final antara Kabaresi FC melawan Tawiri FC di Stadion Mandala Remaja Karpan Ambon, Senin (25/5/2026).
Selama turnamen berlangsung, panitia provinsi bersama tim seleksi disebut terus melakukan pemantauan terhadap pemain-pemain potensial. Sejumlah tim dinilai tampil menonjol, di antaranya Kabaresi FC dan Tawiri FC yang berhasil menunjukkan kualitas permainan terbaik mereka.
Benhur menegaskan, Liga Kampung U-17 merupakan bagian dari semangat gotong royong PDIP dalam membina generasi muda di bidang olahraga, khususnya sepak bola. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kompetisi ini juga diharapkan mampu menciptakan sistem pembinaan atlet muda yang berkelanjutan.
“Kita sudah mempersembahkan permainan terbaik untuk masyarakat. Selanjutnya kita akan bersama-sama mengawal proses pembinaan ini agar ke depan lahir pemain-pemain muda Maluku yang mampu tampil di liga nasional,” katanya.
Ia juga memastikan turnamen serupa akan kembali digelar pada tahun 2027 sebagai upaya membuka ruang lebih luas bagi generasi muda menyalurkan minat dan bakat di dunia olahraga.
“Tujuan liga kampung ini untuk terus melahirkan pemain-pemain baru dari waktu ke waktu. Kita berharap melalui perebutan Piala Wali Kota nantinya akan muncul talenta-talenta muda yang terus dibina,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada pembinaan olahraga, Liga Kampung U-17 juga dinilai menjadi sarana mempererat persatuan serta menjaga keamanan dan kedamaian di tengah masyarakat.
Atas nama pimpinan DPD, DPC, dan keluarga besar PDIP, Benhur turut menyampaikan apresiasi kepada unsur TNI, Polri, panitia pelaksana, koordinator lapangan, hingga masyarakat dan suporter yang telah mendukung suksesnya turnamen tersebut.
“Sebagai partai politik yang sah di republik ini, kami tidak hanya berbicara politik, tetapi juga bagaimana mempersatukan masyarakat melalui kegiatan positif seperti olahraga,” tutupnya. (das)










Komentar