AMBON, MARINYO.COM- Teka-teki siapa figur yang bakal memimpin DPD Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Maluku pasca Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) beberapa waktu lalu mulai mendapat titik terang.
Pasalnya, DPP Hanura yang saat ini tengah membahas siapa dari dua nama yakni Mus Mualim dan Rhonny Sapulette yang bakal ditunjuk menjadi Ketua DPD Hanura Provinsi Maluku. Dari isu yang berkembang nama Mus Mualim menguat untuk memimpin sisa masa jabatan Ketua DPD Hanura Provinsi Maluku sisa jabatan 2021-2025.
“Jadi sudah 99 persen Pak Mus di tunjuk menjabat Ketua DPD Hanura Maluku,” kata salah satu sumber yang meminta namanya tidak di publikasikan, Rabu (17/11/2021).
Sementara itu, anggota Fraksi Partai Hanura DPRD Provinsi Maluku, Julius Pattipeiluhu mengaku, mendapat informasi kalau DPP Hanura tengah bahas siapa yang akan ditunjuk jabat Ketua DPD Hanura Maluku.
“Informasinya begitu (bahas Ketua DPD Hanura Maluku),”Kata Pattipeiluhu.
Soal nama Mus Mualim menguat di tunjuk menjabat Ketua DPD Hanura Maluku, dia belum bisa memastikan itu.
“Kalau sudah ada putusan siapa yang ditunjuk jabat Ketua DPD Hanura Provinsi Maluku, saya informasikan,” ujar dia.
Sementara itu, Bina Wilayah Maluku DPP Hanura, Suhedi A Samallo ikut membenarkan pihaknya tengah membahas siapa yang akan ditunjuk sebagai Ketua DPD Hanura Maluku.
“Benar, tadi siang Maluku sempat dibahas bersama sejumlah provinsi lain. Tapi tertunda. Kita akan tentukan dalam waktu dekat,”kata Samallo, ketika dihubungi (17/11/2021).
Soal nama Mualim mengemuka berpeluang untuk ditunjuk, dia enggan komentar panjang lebar.
“Nanti kalau sudah ada putusan, saya informasikan. Kita berharap secepatnya agar konsolidasi partai berjalan dengan baik,” ujar dia.
Sekedar tahu musyawarah DPD Partai Hanura Provinsi Maluku yang digelar di hotel Marina, Sabtu (6/11/2021) Mualim dan Sapulete direkomendasikan DPP Hanura sebagai calon Ketua DPD Hanura Provinsi Maluku. Namun, 9 DPC Hanura kabupaten dan kota menolak Mualim dan Sapulette dicalonkan. Akhirnya terjadi kericuhan, sehingga pimpinan sidang Musdalub memutuskan dikembalikan ke DPP Hanura untuk diputuskan. (DAS)










Komentar