Ikan mengandung protein berkisar antara 14-20 % yang ditemukan pada bagian daging, sirip, kulit, enzim, hormon, darah, hati dan isi perut. Ada 3 jenis protein ikan berdasarkan kelarutannya yaitu 1.Protein Sarkoplasmik (protein cairan sel, 65-75 %) adalah protein ikan yang mengandung bermacam-macam protein yang larut dalam air yang disebut miogen. Protein ini terdiri dari albumin dan mioalbumin 2.Protein Myofibril (protein kontraktil, 20-30 %) disebut protein kontraktil atau protein motil seperti aktin dan myosin. 3.Protein Stroma (protein jaringan pengikat, 1-3 %), merupakan bagian terkecil dari protein yang membentuk jaringan ikat. Protein stroma terdiri dari kolagen dan elastin, keduanya merupakan protein yang terdapat di bagian luar otot, terutama daging merah yang terdapat disepanjang tulang ikan bagian dalam. Kolagen berasal dari bahasa Yunani, dari kata cola yang berarti lem, dan genno yang berarti kelahiran sehingga kolagen adalah perekat sel dan pembentuk jaringan tubuh serta organ dasar. Kolagen (C102H149N31O38) hampir 30% dari protein di dalam tubuh yang ditemukan dalam organ jantung, ginjal, paru-paru, hati, pembuluh darah, tulang dan mata. Kolagen adalah unsur utama jaringan ikat dan komponen utama lapisan kulit dermis (bagian bawah epidermis) yang dibuat oleh sel fibroblast. Kadar kolagen didalam tubuh akan menurun seiring dengan bertambahnya usia yang dimulai pada pertengahan usia 20 an. Sumber kolagen adalah hewan darat (bovine collagen) seperti babi dan sapi dan hewan laut (Marine collagen) yaitu ikan. Kolagen ditemukan pada hewan utuh, kulit, sisik, dan tulang rawan/tulang muda. Bovine Collagen harganya terjangkau di pasaran dan efektif untuk pemeliharaan kulit, namun daya serapnya tidak sebaik Marine collagen. Tingkat penyerapan Marine collagen lebih tinggi daripada bovine collagen. Meskipun hal ini dipengaruhi oleh bagian yang digunakan, apakah kulit atau sisik ikan. Kolagen dari ikan memiliki daya serap paling baik karena ukuran partikelnya yang lebih kecil sehingga mudah diserap tubuh dan masuk ke peredaran darah. Marine Collagen jauh lebih aman karena bebas dari penyakit unggas dan mamalia seperti sapi gila dan flu burung juga aman bagi golongan muslim. Marine collagen berasal dari ikan cod atau kakap, khususnya kulit dan sisik ikan dan mengandung delapan dari sembilan asam amino esensial dimana terdapat 3 asam amino tertinggi adalah glisin, prolin, dan hidroksiprolin. Kandungan Marine collagen adalah kolagen Tipe 1, yang berasal dari peptida kolagen ikan dan disebut sebagai sumber kolagen tertinggi. Kolagen tipe 1 hampir 80 % terdapat pada kulit ikan juga terbanyak di dalam tubuh manusia. Marine collagen dapat ditemukan pada minuman suplemen dari produk Diva beauty drink dan everwhite Hi collagen drink. Diva beauty drink dikemas dalam botol siap minum, memiliki citarasa buah segar yang enak. Kika dikonsumsi secara teratur akan menghasilkan kulit yang elastis, lembap, kencang, serta halus. Kolagen per porsi Diva beauty drink adalah 1000 mg. Everwhite Hi Collagen Drink merupakan suplemen kolagen yang dibuat dari Everwhite. Selain fish collagen, kandungan lainnya adalah Pro Glutathione, Soluble fiber C, Vit C, Vit E, ekstrak buah anggur dan dan strawberry, premix vitamin dan mineral serta Maltodextran. Kolagen per porsi everwhite sebesar 12.000 mg. Marine collagen secara hayati paling berlimpah ketersediaannya sehingga dianggap sebagai jenis kolagen alternatif yang berkelanjutan, mengingat banyak bahan baku yang tidak terpakai merupakan limbah dari industri perikanan termasuk kulit dan sisik ikan yang merupakan sumber Marine collagen.
Marine Collagen Oleh Vonda Milca N Lalopua










Komentar