AMBON, MARINYO.COM-Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Maluku, Dr Muhamat Marasabessy, ST, M. Tech menegaskan, peningkatan sumber daya manusia sangat penting agar melakukan terobosan bersama pemerintah bangun bangsa dan Daerah.
“ICMI dengan pengalamannya dalam mengawal dan mendukung pembangunan selama ini, perlu kita jadikan reverensi serta tolak ukur untuk membenahi peran strategis ICMI dalam mengisi pembangunan di berbagai Bidang, terutama Bidang pendidikan dan kebudayaan,” tandas Marasabessy, saat menjadi pemateri dalam Serial Kajian ICMI Untuk Indonesia, dengan thema ‘ Menegaskan Peran ICMI Untuk Pembangunan Pendidikan dan Kebudayaan Bangsa yang Berkelanjutan”.
Selain Marasabessy pemateri via Zoom yang digelar Seni (29/11/2021) yakni Prof Dr Arif Satria, Msi Ketua ICMI Orwilsus Bogor, Prof Dr. Ir Yusuf S Barusman MBA Ketua ICMI Orwil Lampung. Sementara penanggap, yakni Prof Dr Suradi Wijaya S, MS dan Prof Dr Lili Romli, Msi. Sedangkan moderator, Dr Sofyan Sjaf, Msi. Selain itu via Zoom di ikuti Ketua Umum BPP ICMI Prof Dr Jimly Asshiddiqie, SH. MH, Sekjen BPP ICMI, para pengurus BPL ICMI, Ketua BPD ICMI Orwil dan pengurus ICMI Orwil.
Kadis PUPR Maluku ini mengatakan, penting dalam pembangunan di berbagai bidang di Indonesia. Untuk itu dirinya berharal, perlu menggali dan mengkaji sumber daya manusia di dalam tubuh ICMI sendiri, dengan mengidentifikasi tiap pengurus ICMI di pusat maupun daerah, berdasarkan profesi keahlian serta pakar pengetahuan dibidang masing-masing.
“Dengan ini kita bisa mengetahui kemampuan sumber daya manusia yang berada dalam tubuh ICMI agar kedepan peran peran ICMI untuk mengawal pembangunan yang berkelanjutan sudah berdasarkan keahlian dan pengetahuan masing masing tubuh pengurus ICMI ,” tandas dia, sembari berharap
agar menjadi dasar ICMI berorganisasi untuk mencapai tujuan dan misi organisasi.
Dengan begitu, kedepan ICMI akan solid dan siap untuk memainkan peran dalam mengisi pembangunan di indonesia.
“Untuk dapat berperan serta ICMI harus mampu membuat suatu terobosan yang besar, dengan melahirkan program-program yang inovatif dalam menjawab tantangan zaman yang makin kompleks terutama dalam bidang pendidikan dan kebudayaan,” jelasnya.
Apalagi, ingat mantan Kepala Balai Wilayah Sungai Maluku itu, ICMI dengan latar belakang Intelektual Muslim dengan tingkat pendidikan yang tinggi dan profesional di berbagai keilmuan menjadikan potensi bagi pengembangan organisasi kedepan serta menciptakan nilai bergaining untuk kemajuan ICMI.
Untuk itu, harap mantan pejabat di Kementerian PUPR itu, ICMI harus berada di garda terdepan untuk melihat persolan ini. Karenanya, untuk menegaskan peran ICMI dalam pembangunan pendidikan dan kebudayaan perlu ditingkatkan dan dimaksimalkan sumber daya manusia yang potensial ditubuh ICMI dengan membuat terobosan pada program kegiayan sebahai berikut. (DAS)











Komentar