oleh

Komisi II DPRD Maluku Evaluasi Empat OPD

-Parlemen-15 views

AMBON, MARINYO.COM- Komisi II DPRD Provinsi Maluku mulai mengevaluasi pelaksanaan program dan serapan anggaran sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tahun Anggaran 2026.

Evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh program pemerintah daerah berjalan sesuai target dan dapat diselesaikan sebelum penutupan tahun anggaran.

Evaluasi tahap pertama menyasar empat OPD, yakni Dinas Sumber Daya Manusia (SDM), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan, dan Dinas Pertanian. Rapat berlangsung di ruang Komisi II DPRD Maluku, Selasa (3/11/2026).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Maluku, Suanti Jhon Laipeny, mengatakan evaluasi tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap kinerja pemerintah daerah, terutama dalam memastikan program yang telah direncanakan dapat direalisasikan secara maksimal.

Menurutnya, melalui evaluasi tersebut, Komisi II ingin mengetahui perkembangan pelaksanaan program, tingkat realisasi kegiatan, program yang belum berjalan, hingga sisa anggaran pada masing-masing OPD.

“Kita melakukan evaluasi tahap pertama terhadap program-program tahun 2026. Karena sekarang sudah mendekati akhir tahun, kita ingin mengetahui program mana yang sudah berjalan, berapa realisasinya, apa yang belum berjalan, dan berapa anggaran yang masih tersisa,” jelas Suanti.

Ia menjelaskan, evaluasi sejak awal November penting dilakukan untuk mendeteksi kendala dalam pelaksanaan program lebih dini.

Dengan demikian, OPD masih memiliki waktu untuk melakukan percepatan terhadap kegiatan yang belum terealisasi sebelum memasuki Desember.

Dari hasil pemaparan empat OPD dalam rapat tersebut, Suanti menyebutkan, secara umum perkembangan pelaksanaan program menunjukkan progres yang sangat positif.

Sejumlah program prioritas pemerintah daerah, termasuk kegiatan yang berasal dari perjuangan dan usulan DPRD, dilaporkan telah berjalan sesuai perencanaan.

“Rata-rata mereka sudah siap dan banyak program yang memang sudah berjalan. Dari presentasi tadi, progresnya sangat positif. Program-program prioritas pemerintah daerah maupun dari DPRD juga berjalan sesuai dengan kegiatan yang telah dimasukkan dalam program,” ungkapnya.

Meski demikian, Komisi II belum menyampaikan angka capaian secara terperinci dari masing-masing OPD. Sebab, proses evaluasi masih berlangsung dan tahun anggaran 2026 masih menyisakan waktu sekitar dua bulan.

Karena itu, hasil evaluasi sementara belum dapat dijadikan gambaran akhir terhadap keseluruhan kinerja OPD.

Suanti menegaskan, Komisi II berharap evaluasi tersebut tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi instrumen untuk mendorong efektivitas pelaksanaan program dan optimalisasi penggunaan anggaran daerah.

Seluruh OPD diharapkan tetap fokus menyelesaikan kegiatan yang telah direncanakan, sekaligus memastikan program prioritas pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Karena masih ada waktu dua bulan, kita belum bisa menyampaikan secara detail capaian masing-masing. Jangan sampai informasi yang disampaikan justru menimbulkan persepsi bahwa pemerintah tidak lagi bekerja, padahal progres pelaksanaan program sejauh ini sangat positif,” tandasnya.

Evaluasi terhadap OPD lainnya akan dilanjutkan sebagai bagian dari tahapan pengawasan Komisi II DPRD Maluku hingga akhir tahun.

Melalui pengawasan tersebut, Komisi II berharap realisasi program dan penggunaan anggaran daerah Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan optimal dan sesuai sasaran. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed