oleh

Kapolda Maluku Terima Silaturahmi Pimpinan BRI Maluku, Dorong Sinergi untuk Kedamaian dan Pemberdayaan Masyarakat

-Berita-38 views

AMBON, MARINYO.COM— Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H., menerima kunjungan silaturahmi jajaran Bank Rakyat Indonesia (BRI) Maluku di Ruang Kerja Kapolda Maluku, Senin (26/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kemitraan kedua institusi sekaligus membahas gagasan yang berorientasi pada penguatan kedamaian, kreativitas generasi muda, dan pemberdayaan potensi ekonomi masyarakat di Maluku.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Maluku menekankan bahwa upaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan kehadiran personel kepolisian maupun fasilitas pengamanan. Kedamaian yang berkelanjutan juga membutuhkan kesadaran bersama, partisipasi masyarakat, serta ruang bagi generasi muda untuk berkarya dan menyampaikan pesan persatuan.

“Keamanan bukan hanya tentang kehadiran aparat atau keberadaan fasilitas pengamanan, tetapi juga bagaimana membangun kesadaran bersama, memperkuat persaudaraan, dan memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkarya. Kedamaian harus tumbuh dalam kehidupan masyarakat sehingga setiap orang dapat beraktivitas, mengembangkan potensi, dan membangun masa depan dengan optimisme.”

Salah satu gagasan yang dibahas Kapolda adalah pemanfaatan kreativitas anak-anak Maluku sebagai sarana menyampaikan pesan persatuan dan kedamaian. Gagasan tersebut mencakup pengembangan proyek musik yang melibatkan empat anak Maluku, dengan tema yang mengangkat persaudaraan, toleransi, kesejahteraan, dan harapan terhadap masa depan daerah.

Kapolda menginginkan Maluku semakin dikenal melalui potensi, kreativitas, dan prestasi generasi mudanya, bukan semata-mata melalui pemberitaan mengenai konflik dan perbedaan. Melalui karya kreatif, generasi muda diharapkan dapat menyampaikan pesan positif yang dekat dengan kehidupan masyarakat sekaligus memperkuat kebanggaan terhadap daerah.

Dalam gagasan tersebut turut dibahas rencana pengembangan dua kelompok musik rohani, yakni kelompok rohani Kristen dan kelompok rohani Islam. Potensi seni dan olah vokal generasi muda diharapkan dapat menjadi ruang ekspresi yang produktif sekaligus memperkuat pesan saling menghormati di tengah keberagaman masyarakat Maluku.

Pendekatan ini menempatkan keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun kehidupan bersama. Pesan persatuan tidak hanya disampaikan melalui imbauan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui karya, interaksi sosial, dan kegiatan positif yang membuka ruang perjumpaan antarmasyarakat.

*Dorong Pemanfaatan Ruang Publik dan Penguatan Ekonomi Masyarakat*

Selain kreativitas generasi muda, pertemuan tersebut juga menyinggung keberadaan pos pengamanan permanen di kawasan STAIN–Arbes. Dalam pandangan Kapolda, keberadaan fasilitas pengamanan perlu diiringi pendekatan sosial yang mendorong komunikasi, kebersamaan, dan partisipasi masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban.

Pos pengamanan diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga berpotensi menjadi ruang yang mendukung interaksi masyarakat sesuai kebutuhan dan kondisi setempat. Dengan komunikasi yang terbuka serta hubungan sosial yang terpelihara, upaya menjaga keamanan dapat berjalan seiring dengan penguatan persaudaraan.

Kapolda juga menyoroti potensi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis kekayaan alam Maluku, termasuk hasil laut dan keragaman hayati. Potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi produk olahan bernilai tambah yang memiliki ciri khas daerah, memperluas kesempatan usaha, serta membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.

Pengembangan UMKM berbasis potensi lokal membutuhkan kreativitas, inovasi, dan dukungan ekosistem usaha yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dalam konteks ini, dunia perbankan dapat menjadi salah satu mitra potensial melalui layanan keuangan dan dukungan usaha sesuai program, kapasitas, serta ketentuan yang berlaku.

Bagi Kapolda Maluku, keamanan dan kesejahteraan masyarakat merupakan dua aspek yang saling mendukung. Lingkungan yang aman dan damai memberikan ruang bagi masyarakat untuk bekerja, berusaha, dan mengembangkan potensi daerah. Sebaliknya, terbukanya kesempatan ekonomi dan kegiatan produktif dapat turut memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

*Perkuat Kemitraan Polda Maluku dan BRI*

Kapolda Maluku menyambut baik hubungan kerja sama yang selama ini terjalin dengan BRI. Ia juga menyampaikan bahwa hubungan kemitraan dengan BRI telah dikenalnya sejak penugasan sebelumnya, termasuk saat bertugas sebagai Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta dan Asisten Logistik Kapolri.

Di lingkungan Polda Maluku, BRI menjadi salah satu mitra dalam mendukung layanan perbankan, termasuk pembayaran gaji dan remunerasi personel. Kerja sama yang telah berjalan tersebut menjadi bagian dari hubungan kelembagaan yang dapat terus dipelihara dan dikembangkan sesuai kebutuhan masing-masing pihak.

Selain dukungan layanan perbankan, materi pertemuan juga menyinggung kontribusi dalam pembangunan pos pengamanan permanen di kawasan STAIN–Arbes. Bentuk dan cakupan kontribusi tersebut perlu dipastikan kembali sebelum dipublikasikan secara lebih terperinci.

Area Head BRI Maluku, Wawan Indarno, dalam usulan pernyataan yang perlu dikonfirmasi kepada pihak BRI, menyampaikan apresiasi atas hubungan baik yang telah terjalin dengan Polda Maluku. Silaturahmi tersebut dipandang sebagai kesempatan untuk memperkuat komunikasi dan menjaga kesinambungan kemitraan kedua institusi.

“BRI menyambut baik hubungan kemitraan yang telah terjalin dengan Polda Maluku. Kami berharap komunikasi dan kerja sama ini dapat terus terpelihara serta dikembangkan sesuai kebutuhan dan kapasitas masing-masing pihak, sehingga memberikan manfaat bagi institusi maupun masyarakat,” demikian rumusan usulan kutipan untuk dikonfirmasi kepada Area Head BRI Maluku.

Terkait gagasan Kapolda Maluku mengenai kreativitas generasi muda, pesan persatuan, dan pengembangan potensi ekonomi daerah, peluang kolaborasi dapat dijajaki lebih lanjut sesuai peran, program, dan kebijakan masing-masing pihak. Pengembangan UMKM dan potensi ekonomi lokal merupakan salah satu bidang yang dapat dibahas berdasarkan kebutuhan masyarakat dan mekanisme yang berlaku.

Kemitraan tersebut diharapkan tidak hanya mendukung kebutuhan operasional masing-masing institusi, tetapi juga membuka ruang bagi inisiatif yang relevan dengan penguatan ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat Maluku. Setiap bentuk kerja sama tetap perlu didasarkan pada kesepakatan dan kewenangan masing-masing pihak.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K. menyampaikan bahwa hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian dan membangun lingkungan masyarakat yang aman serta produktif.

“Polda Maluku terus mendorong sinergi dengan berbagai pihak untuk mendukung kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera. Kreativitas generasi muda serta pengembangan potensi ekonomi lokal merupakan hal positif yang perlu mendapat ruang dan dukungan sesuai peran masing-masing pihak.”

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Maluku didampingi Koordinator Sekretariat Pribadi Pimpinan (Korspripim) Polda Maluku dan Kasubbiddalverif Bidkeu Polda Maluku.

Sementara itu, jajaran BRI Maluku yang hadir terdiri atas Area Head BRI Maluku Wawan Indarno; Pimpinan Cabang BRI Ambon Bangkit Wira Perdana; Funding Transaction Manager Rachmat Hidayat; Relationship Manager Funding & Transaksi Glen Pattiradjawane dan Dian Malawauw; serta RM Bisnis Consumer Moh Atta Angkotasan.

Pertemuan yang dimulai pukul 13.15 WIT tersebut berakhir pada pukul 14.50 WIT. Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya memelihara hubungan baik antarlembaga sekaligus membuka ruang bagi gagasan yang mendukung persatuan, kreativitas generasi muda, dan pengembangan potensi masyarakat Maluku. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed