AMBON, MARINYO.COM- Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku, , Dr. Ir. Insun Sangadji, M.Si mengungkapkan, Kota Ambon belum bisa menerapkan proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
Kendati pemerintah lewat
Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri yakni, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim, dan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, telah menginstruksikan pelaksanaan PTM ditahun 2022, sudah bisa dijalankan.
Namun pemerintah Kota Ambon lewat Satgas Covid-19, belum mengeluarkan ijin pemberlakuan PTM.
“Kalau di Maluku, khusus Kota Ambon, pelaksanaan PTM harus ada ijin dari Satgas Covid. Jadi selama belum ada ijin dari Satgas, meskipun sudah ada SKB empat Menteri, PTM belum diterapkan PTM,”kata Sangadji, Selasa (5/1/2022).
SKB kata, Sangadji juga memiliki aturan yang mana pemberlakuan PTM juga harus disertai ijin dari Satgas masing-masing daerah dan pihak orang tua. Itu artinya instruksi SKB masih tergantung Satgas daerah.
“Jadi kalau disini (Kota Ambon) semuanya tergantung pak Walikota , dengan syarat utama 80 persen siswa dan guru sudah divaksinasi, pada masing-masing,”ujarnya.
Sementara hasil laporan pihak Dinkes Kota Ambon, jumlah siswa dan guru yang di vaksin di Kota Ambon, belum mencapai 80 persen, meskipun ada sebagian sekolah yang sudah 80 persen.
“Belum lama ini, saya sempat berbincang dengan Kadinkes Kota Ambon, beliau katakan kalau masih ada sekolah yang belum 80 persen vaksin, sebaliknya jika PTM dipaksakan diterapkan hanya bisa dilakukan pada sekolah yang sudah 80 persen vaksin,”ucapnya.
Terhadap SKB sendiri lanjut, Sangdji pihaknyw juga sudah melakukan langkah-langkah koordinasi dengan pihak sekolah dalam rangka mengsosialisasi SKB kepada orang tua.
“Jika orang tua setuju melakukan PTM, itu artinya mereka juga harus siap membuat pernyataan tertulis diatas meterai,”ucapnya.
Itu karena, dinas sendiri tidak bisa memaksakan sekolah melakukan PTM, meskipun sudah ada instruksi SKB itu. Karena masih ada sebagian orang tua yang masih tidak mengijinkan siswa mengikuti PTM. (***)











Komentar