oleh

Walikota Ambon Tegaskan Ketertiban Pasar Merdeka, Premanisme Tak Ditolerir

AMBON, MARINYO.COM- Walikota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan bahwa Pemerintah Kota Ambon tidak akan mentolerir praktik premanisme dan perilaku menyimpang di kawasan Pasar Mardika Ambon.

Penegasan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen menjaga ketertiban, keamanan, dan wibawa pemerintah menjelang tahun 2026. Demikan Disampaikan Walikota Ambon dalam Apel pagi yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Satgas PPTSL dan Penyerahan Secara Simbolis Satwa Burung Kaka Tua.

Menurut Walikota, Pasar Mardika selama ini menjadi titik dengan konsumsi energi dan aktivitas yang tinggi, sekaligus menyimpan berbagai persoalan sosial. Pemerintah Kota telah berhadapan langsung dengan kelompok-kelompok yang menolak diatur, termasuk praktik parkir liar, penggunaan badan jalan, hingga pembuangan sampah ke laut.

Ia menekankan bahwa kebijakan penertiban akan diperkuat mulai Januari 2026 melalui sinergi lintas sektor bersama aparat penegak hukum.

“Pemerintah kota tidak bisa dikendalikan atau diintervensi oleh pihak mana pun. Kami bertindak semata-mata demi kepentingan Kota Ambon,” tegasnya.

Walikota juga menyampaikan apresiasi kepada Satpol PP Kota Ambon, jajaran kepolisian, termasuk Polresta Ambon, serta seluruh pihak yang telah mendukung upaya penegakan ketertiban sepanjang tahun 2025.

Ia menyebut fondasi kerja yang dibangun tahun ini menjadi modal penting menghadapi tantangan 2026.

Menutup pernyataannya, Bodewin Wattimena menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika masih ada layanan pemerintah yang belum optimal.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat membangun Ambon dengan ketulusan dan tanggung jawab bersama, seraya berharap tahun 2026 menjadi momentum kebangkitan dengan semangat yang tetap menyala meski menghadapi keterbatasan. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed