oleh

Tinju Pattimura Bangkitkan Semangat Patriotisme, Ketua DPRD Maluku: Jangan Sekadar Seremoni

-Parlemen-36 views

JAKARTA, MARINYO.COM – Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan gelaran tinju profesional dalam rangka memperingati Hari Pattimura. Menurutnya, event tersebut bukan hanya sekadar pertandingan olahraga, tetapi juga momentum membangkitkan patriotisme, persatuan, dan karakter bangsa yang berlandaskan semangat perjuangan Kapitan Pattimura.

Benhur menilai gagasan penyelenggaraan tinju profesional ini merupakan ide besar yang lahir dari inisiatif masyarakat, bukan sekadar agenda seremonial pemerintah.

“Ini ide orang paling mahal. Sesuatu yang baik untuk membangun semangat dan meninju kita semua agar bangun. Karena itu, sebagai Ketua DPRD dan wakil rakyat, saya mendukung penuh apa yang dilakukan teman-teman ini,” ujar Benhur.

Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap kegiatan positif seperti ini tidak boleh berhenti pada dukungan moral semata, tetapi harus diwujudkan melalui dukungan nyata, baik secara material maupun kolaborasi lintas sektor agar kegiatan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Menurut Benhur, keberlanjutan menjadi poin penting agar event tersebut tidak hanya menjadi kegiatan sesaat tanpa dampak jangka panjang bagi dunia olahraga, khususnya tinju nasional.

“Ini bukan sekadar kosmetika. Habis ceremony, kosmetiknya dihapus. Harus ada keberlanjutan, harus ada rencana tindak lanjut. Pemerintah di level daerah maupun nasional harus membuka mata untuk dunia tinju,” tegasnya.

Ia menilai dunia tinju Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami pasang surut dan membutuhkan perhatian serius. Karena itu, dibutuhkan dukungan nyata dari pemerintah, dunia usaha, media, dan masyarakat untuk membuka ruang pembinaan yang lebih luas bagi atlet tinju profesional.

Dalam kesempatan tersebut, Benhur juga menegaskan bahwa nilai perjuangan Kapitan Pattimura harus diwariskan secara nasional, bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Maluku semata.

“Jangan berpikir Pattimura sebatas Maluku dan Ambon. Pattimura harus mewabah secara nasional. Dia dihargai sebagai pejuang yang memerdekakan negara ini. Tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan itu dengan nilai patriotisme, kebersamaan, kepemimpinan, dan persatuan,” katanya.

Menurutnya, olahraga tinju memiliki nilai sportivitas, keberanian, disiplin, dan solidaritas yang sejalan dengan semangat perjuangan Pattimura. Karena itu, event tinju profesional tersebut diharapkan mampu menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda sekaligus memperkuat rasa persatuan kebangsaan.

Benhur juga menyoroti pentingnya peran media dalam membangun citra positif olahraga tinju di tengah masyarakat.

“Tugas kita bekerja sama dengan media, mengkampanyekan hal positif terkait tinju ini, supaya semua orang merasa memiliki, ikut bertanggung jawab, bahkan terlibat dan berpartisipasi di dalamnya,” ujarnya.

Ia berharap perebutan sabuk “Gubernur Maluku–Maluku Utara” dan “DPRD Maluku Utara” dapat menjadi titik awal kebangkitan dunia tinju nasional sekaligus memperluas semangat perjuangan Pattimura ke seluruh penjuru Indonesia.

Diketahui, gelaran tinju profesional tersebut digagas oleh kelompok masyarakat sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Pattimura. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga bertujuan mewariskan nilai perjuangan Kapitan Pattimura kepada generasi muda serta memperkuat semangat persatuan nasional. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed