AMBON, MARINYO.COM– Pemerintah Kota Ambon melalui Bagian Bina Kesejahteraab Rakyat (Kesra) menggelar bimbingan dan pelatihan manasik haji bago Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kota Ambon, yang berlangsung di Asrama Haji Waiheru.
Penjabat Walikota Ambon, Bodewin Wattimena dalam sambutannya mengatakan, persiapan sebelum keberangkatan CJH penting dilakukan. Karena itu, Pemkot Ambon terus berupaya memfasilitasi CJH melalui beberapa kegiatan.
“Dan disaat ini Pemkot Ambon bersama dengan Kemenag Kota melaksanakan manasik Haji sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, Pemkot Ambon memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan bimbingan dan pelatihan manasik Haji,” ungkap Walikota.
Dikatalan, ibadah haji adalah rukun Islam yang ke lima bagi setiap umat Islam yang mampu untuk melaksanakan serangkaian ibadah di tanah suci Mekkah sesuai dengan syariat islam.
Karena itu, pelaksanaanya dibutuhkan jaminan atau pelayanan pembinaan dan perlindungan yang baik agar setiap CJH dapat menjalankannya dengan tertib, aman dan nyaman. Karenanya, Pemkot Ambon punya tanggungjawab agar pelaksanaan ibadah haji dapat terlaksana dan terlayani secara baik. Untuk itulah, Pemkot bersama kemenag melaksanakan manasik Haji.
Oleh karena itu, dengan semakin baik kualitas pelayanan yang diberikan baik dari Pemkot maupun Kemenag Kota kepada CJH, maka sangat membantu kualitas penyelenggaraan ibadah haji asal Kota Ambon.
“Ibadah haji merupakan ibadah yang tidak sederhana, karena membutuhkan kemampuan baik itu materil, fisik, mental dan spiritual. Oleh karena itu, saya ingin berpesan kepada CJH untuk dapat mempersiapkan diri sebaik-baiknya, senantiasa menjaga kesehatan, menjaga pola hidup yang sehat dan kebugaran tubuh,”pesannya.
Untuk diketahui, jumlah CJH Kota Ambon tahun 2023 berjumlah 314, dimana tahun ini CJH dengan usia termuda Sari La Saidi Binti La Samusu, dengan usia 23 dan CJH usia tertua atas nama Ja’far Naya Bin Ahmad Naya dengan usia 93 tahun. (DAS)









Komentar