oleh

Kalesang Rumah Ibadah, PHBG Sinode GPM Gandeng KOBAMA

-Berita-860 views

AMBON, MARINYO.COM- Dengan mengusung slogan “Kalesang Rumah Ibadah”, Panitia Hari Besar Gerejawi (PHBG) Sinode GPM mengandeng Komunitas Bonsai Ambon Manise (KOBAMA), Sabtu (11/12/2021) menggelar aksi sosial menata taman di halaman Gedung Gereja Maranatha.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dari PHBG dan juga KOBAMA dalam melihat lingkungan.

Ketua PHBG Sinode GPM sekaligus pembina KOBAMA, Bodewin Wattimena usai penanaman pohon Bonsai mengaku jika aksi sosial dengan menggandeng KOBAMA sebagai bentuk kepedulian Kalesang Rumah Ibadah agar terlihat asri .

“Kegiatan ini idenya lahir dari kita melihat kondisi di halaman gereja Maranatha yang tidak tertata dengan baik dan karena itu PHBG Sinode GPM bekerjasama dengan KOBAMA untuk dilakukan penataan tanaman-tanaman diseputaran halaman Gedung Gereja Maranatha,” ujar Wattimena kepada wartawan disela-sela kegiatan penanaman dua anakan Bonsai dan juga penataan taman.

Dikatakan, sebenarnya tujuan dari aksi ini adalah membuat tanaman-tanaman ini menjadi indah ketika dipandang.

“Dengan keahlian dari teman-teman KOBAMA yang sehari-harinya berkecimpung dengan soal merawat tanaman dan membuat bonsai maka mereka bisa menata menjadi lebih baik. Selain itu ini kan dalam rangka menyongsong Natal dan Tahun Baru jadi PHBG dalam tanggungjawab sebagai perpanjangan tangan MPH Sinode berusaha untuk turut berkontribusi kedalam proses menyambut Natal dan Tahun Baru,” ujar dia, sembari menambahkan kegiatan seperti ini busa saja dilakukan pada momen perayaan keagamaan lainnya.

Sementara itu Ketua KOBAMA, Wempy Mapusa menambahkan,
kegiatan ini sebenarnya lahir dari ide-ide dari teman-teman komunitas Bonsai Ambon Manise untuk bagaimana menata taman di gereja Maranatha sehingga terlihat asri.

Selain itu kata dia, kegiatan juga sekaligus untuk memperkenalkan KOBAMA ada untuk bagaimana kita membudayakan menanam, menata.

Diakuinya banyak taman yang tidak tertata dengan rapi kita ingin menata mulai dari rumah tempat-tempat ibadah.
Untuk diketahui dua tanaman yang ditanam adalah Wahong Sancan (Wacang). (DAS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed