oleh

Ini 5 Ikan Sumber Omega 3 Di Pasar  Kota Ambon   Oleh : Vonda M.N Lalopua Jurusan Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

-Daerah-5.521 views

Segudang manfaat asam lemak omega 3 untuk kesehatan tubuh dan otak manusia. Omega-3 adalah jenis asam lemak esensial yang menawarkan beragam manfaat mulai dari membantu menjaga kesehatan mata, memiliki sifat anti inflamasi yang berfungsi mencegah sejumlah penyakit dan menurunkan risiko kanker. Rekomendasi dari organisasi kesehatan dunia untuk mengonsumsi 250-500 mg asam eicosapentaenoic (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA) per hari.
Ikan pelagis kecil berperan  penting dalam konsumsi harian   masyarakat di Kota Ambon karena ikan pelagis kecil memiliki potensi yang cukup baik untuk pemenuhan gizi, masyarakat. Kelompok ikan pelagis kecil yang tersebar di Teluk Kota Ambon Dalam, Teluk Ambon luar, Teluk Baguala dan Perairan Selatan Kota Ambon yang sering ditemukan di pasar Kota Ambon adalah :
1.     Ikan Tembang (Sardinella fimbriata). Ikan tembang adalah ikan pelagis kecil dan tergolong ikan ekonomis penting yang banyak dikonsumsi. . Ikan tembang memiliki bentuk memanjang dan pipih/gepeng dengan sisik -sisik duri terdapat di bagian bawah badan. Ikan Tembang lebih dikenal dengan sebutan ikan make
2.     Ikan kembung lelaki (Rastrelliger kanagurta). Ikan kembung berukuran kecil dan masih sekerabat dengan ikan tenggiri, tongkol dan tuna, madidihang dan makerel. Di Ambon di kenal sebagai ikan lema. Ikan kembung memiliki badan sedikit langsing dan gepeng dan terdapat selaput lemak pada kelopak mata
3.     Ikan selar, disebut ikan kawalinya. Karakteristik ikan kawalinya adalah bentuk pipih, wana biru kehijauan pada bagian atas dan perak perakan pada bagian bawah.
4.     Ikan tongkol, disebut dalam bahasa lokal sebagai ikan komu, memiliki warna tubuh biru perak dan terdapat pola garis unik dibagian punggungnya. Terdapat  ban-ban hitam, serong dan menggelombang pada bagian atas garis rusuk serta sirip-sirip perut dan dada berwarna gelap keunguan. Ikan tongkol tidak bersisik dan tampak licin. Warna nya hampir mirip dengan warna ikan cakalang
5.     Ikan layang, dikenal dengan nama ikan momar. Ikan ini berukuran kecil hingga sedang, sering ditemukan dalam kondisi segar. Layang adalah pelagis kecil  yang memiliki nilai ekonomis penting.
Keunikan dan ciri khas lemak hewan laut dari hewan darat adalah kandungan EPA dan DHA yang tinggi. EPA berperan dalam penurunan resiko serangan jantung sedangkan DHA berperan penting untuk eikosanoid. Eikosanoid membantu mengatur  tekanan darah, proses pembekuan darah, lemak dalam darah dan respon imun terhadap luka dan infeksi. DHA berperan penting terhadap otak dan retina.
Kadar DHA dan EPA  ikan layang  sebesar  15,26% dan 4,01 % (Leiwakabessy, 2016), 0,5/100 dan 1,5/100 gr (Setha,1996). Kadar DHA dan EPA ikan selar sebesar 9,00±0,21 dan 2,40±0,08% (Metillo dan Eya, 2014). Kadar  EPA ikan tongkol sebesar 0,3/100 gr ikan, serta DHA ikan kembung ±0,01% (Mohamed dan Mohamed, 2012). Kadar DHA dan EPA ikan layang : 24, 7% dan 6,69%, ikan  kembung 19,16% dan 5,86%, ikan selar 20,09 % dan 4,72%, ikan tongkol  21,59% dan 3,53%, ikan tembang  16,8% dan 5,81%. Selain DHA dan EPA,  ikan-ikan tersebut memiliki kandungan  asam linoleat, asam arakhidonat, asam ɣ- linolenat, asam cis-11,14-eikosatrienoat, asam linolelaidik, asam cis-13,16-dokosadienoat dalam jumlah < 3% (Huliselan, 2017).
Faktor yang membedakan kadar DHA dan EPA ikan adalah  spesies ikan, kondisi lingkungan dan musim. Asam lemak omega 3 dari ikan umumnya dimanfaatkan sebagai makanan hewan. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed