SOYA, MARINYO.COM- Diusia ke-3 Tahun, Warga Gereja Senior (WGS) Jemaat GPM Soya diharapkan untuk tetap menjaga dan menata persekutuan yang ada, sehingga wadah ini tetap menjadi berkat bagi banyak orang.
“WGS ini adalah wadah yang menampung orang-orang tua yang memiliki kematangan untuk menjadi berkat bagi orang lain. Kita percaya bahwa kita semua diberikan kuasa untuk bersaksi bagi banyak orang,” tandas Pendeta Piet Kempa dalam khotbahnya saat ibadah syukur HUT ke-3 WGS Jemaat GPM Soya, Senin (17/5/2021) yang dipusatkan di Gedung Gereja Lazarus.

Lebih lanjut Pendeta Kempa mengajak WGS Jemaat GPM Soya untuk tetap berjalan bersama untuk menata pelayanan yang ada.
“Jika semua orang yang ada didalamnya dapat berjalan bersama-sama untuk menata pelayanan maka semua ini akan menjadi berkat,” tandas Pendeta Kempa, sembari menambahkan usia ke-3 WGS di hari ini sebetulnya merupakan bukti bahwa kita semua dipakai sebagai murid Tuhan untuk merawat dan menata wadah ini.
Ketua WGS Jemaat GPM Soya, Ibu Ba Likumahua mengatakan bahwa momentum HUT ke-3 WGS Jemaat GPM Soya sebagai momentum WGS untuk tetap bersyukur atas pemeliharaan Tuhan sehingga WGS bisa menjadi contoh bagi anak, cucu dan cece.
“Kita harus tetap menjadi payung dan sombar bagi anak, cucu dan cece kita. WGS adalah murid yang Tuhan kasihi dan selalu diberikan kesempatan untuk tetap melayani,” jelas Likumahua. (DAS)











Komentar