AMBON, MARINYO.COM – Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku, Ferry Moun Hepy, ST., M.Tech., menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung program swasembada pangan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto. Hal ini disampaikan usai menghadiri rapat bersama Komisi III DPRD Maluku, Rabu (3/12/2025).
Ferry menjelaskan bahwa melalui Instruksi Presiden (Inpres), pemerintah pusat memberikan dukungan besar terhadap penanganan wilayah yang menjadi kewenangan kabupaten maupun provinsi. Berbagai usulan terkait penguatan infrastruktur sumber daya air dapat segera diajukan melalui mekanisme Inpres tersebut.
“Ini luar biasa, dukungan pemerintah pusat sangat besar. Baik di wilayah kepulauan, Pulau Seram maupun Pulau Buru, banyak program didorong melalui dana Inpres. Ini menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat ketahanan pangan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pada 2026, pihaknya berharap upaya perbaikan jaringan irigasi dan pembangunan sumur air tanah dapat semakin ditingkatkan. Sumur air tanah tersebut ditujukan bagi daerah yang belum terjangkau jaringan irigasi, sehingga kebutuhan air untuk pertanian tetap terpenuhi.
“Daerah-daerah yang tidak dilayani jaringan irigasi bisa disuplai dari sumber air tanah. Ini penting untuk mendukung produksi pangan secara merata,” jelasnya.
Terkait progres pekerjaan tahun 2025, Ferry menegaskan bahwa capaian di lapangan telah mendekati 90 persen. Sebagian besar pekerjaan hampir rampung, meski beberapa lokasi sempat terhambat akibat kondisi cuaca.
“Progres sudah sangat baik, mendekati akhir tahun ini sudah mencapai sekitar 90 persen. Ada sejumlah titik yang terkendala cuaca, namun secara umum pekerjaan berjalan sesuai perencanaan,” tambahnya.
Dengan dukungan penuh pemerintah pusat serta kesiapan BWS Maluku, diharapkan berbagai program penguatan sumber daya air dapat mendorong tercapainya swasembada pangan di Maluku maupun secara nasional. (***)









Komentar