AMBON, MARINYO.COM- Untuk tahun 2023, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon telah mengalokasikan sejumlah anggaran untuk membantu penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) dalam hal ini Komisi Pemilihan Umu (KPU), Bawaslu dan juga TNI/Polri.
“Tahun 2023 ini Pemkot Ambon sudah mengalokasikan sejumlah anggaran untuk membantu penyelenggara Pemilu KPU, pengawas Pemilu dan TNI dan Polri. Sisanya akan ditampung pada APBD 2024,” demikian penjelasan Penjabat Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, Kamis (25/5/2023) saat memberikan keterangan pers di Balai Kota Ambon.
Dikatakan, hal lain yang juga dilakukan adalah memastikan kondisifitas, stabilitas politik, keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami sudah bertemu dengan semua jajaran pemerintah sampai pada tingkat RT dan RW, bekerjasama dengan TNI dan Polri untuk membangun pemahaman masyarakat supaya tetap menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” tandas Wattimena.
Selain itu menjaga netralitas ASN. “Ini yang selalu saya sampaikan dan ingatkan. Saya sudah sampaikan ke BKD, Inspektorat untuk siapkan berita acara pemeriksaan sebanyak-banyaknya sehingga ketika ada ASN yang diketahui terlibat langsung dan aktif dalam politik praktis ini maka akan di BAP langsung. Karena selama ini kesalahan kita adalah tidak melakukan langkah antisipasi untuk mendukung kebijakan yang akan kita ambil,” tegas dia, sembari menambahkan bahwa akan juga dibuat komitmen, dimana masing-masing kepala OPD akan memasang satu spanduk di depan kantornya yang mengisyaratkan bahwa mereka menjamin netralitas selama proses penyelenggaraan Pemilu berlangsung.
Hal lain yang juga menjadi tus pemerintah adalah menyiapkan data Pemilu secara baik untuk menjadi konsumsi penyelenggara supaya memastikan semua bisa menggunakan hak pilih secara baik.
“Ada kegiatan jemput bola yang dilakukan Disdukcapil ke desa, kelurahan dan juga RT dan RW, universitas-universitas terkait dengan data pemilih dimaksud,” jelas Wattimena. (DAS)










Komentar