oleh

Bagian Organisasi Ambon Toreh Tren Naik Pelayanan Publik & Reformasi Birokrasi

AMBON, MARINYO.COM — Plt. Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Ambon, Arthur Solsolay, S.STP., M.I.Kom., memaparkan capaian kinerja Bagian Organisasi sepanjang tahun 2025, meski berada dalam kondisi efisiensi anggaran.

Dari total satu program dengan enam kegiatan dan 17 subkegiatan, realisasi anggaran telah mencapai 97 persen hingga Desember 2025.

Dalam rillis, pada Kamis (11/12/2025), Arthur menjelaskan bahwa Bagian Organisasi memiliki tiga urusan utama yang berkontribusi langsung pada Program Prioritas ke-12, yaitu penataan birokrasi yang kapabel, handal, dan bebas dari KKN. Ketiga urusan tersebut meliputi Pelayanan Publik dan Tata Laksana, Peningkatan Kinerja dan Reformasi Birokrasi, serta Pengelolaan Kelembagaan dan Analisis Jabatan.

Sebagai OPD pembina pelayanan publik, Bagian Organisasi memastikan seluruh OPD penyelenggara layanan mengikuti standar layanan dan SOP. Hal ini dilakukan melalui tiga instrumen utama:

PEKPP (Pemantauan & Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik)
Nilai Indeks Pelayanan Publik (IPP) Kota Ambon menunjukkan tren positif:
2022: 3,25 (B-) → 2023: 3,49 (B-) → 2024: 4,00 (B)

Penilaian Pelayanan Publik Ombudsman
Nilai juga meningkat signifikan:
2022: 72,24 (sedang) → 2023: 89,03 (kualitas tertinggi) → 2024: 91,01 (kualitas tertinggi)

Survei Kepuasan Masyarakat (SKM)
Nilai IKM relatif stabil:
2022: 85,15 → 2023: 83,39 → 2024: 84,62

Arthur menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik sangat ditentukan oleh SDM, sistem kerja yang terstruktur, inovasi, dan bebas dari praktik korupsi.
Pada 2025, Bagian Organisasi juga mensosialisasikan Perwali Tata Naskah Dinas dan Perwali Pakaian Dinas ASN.

Dalam urusan peningkatan kinerja dan reformasi birokrasi, nilai SAKIP Kota Ambon terus meningkat:
2022: 65,12 (B) → 2023: 65,41 (B) → 2024: 66,17
Nilai Indeks Reformasi Birokrasi pun menunjukkan perbaikan setelah sempat turun:
2022: 50,01 (CC) → 2023: 42,53 (C) → 2024: 59,31.
Arthur menyebut peningkatan kualitas RB menjadi penting karena berpengaruh pada perhitungan TPP ASN. (das)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed