oleh

Rahabav Usulkan Redesain Kurikulum, Masukan Sistem Online-Offline

Ambon, Marinyo.com- Akademisi Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura- Ambon, Dr Patris Rahabav mengusulkan agar di tengah pandemi Covid-19 yang tidak tahu kapan berakhir, pemerintah dapat redesain kurikulum yang bisa menjawab kebutuhan guru dan siswa.

Sehingga kebijakan untuk pembelajaran dilakukan secara online bisa berjalan, tetapi dilain sisi pembelajaran juga bisa dilakukkan secara offline.

“Tidak ada internet salah satu strateginya kita menggunakan pembelajaran yang offline dengan menyediakan vidio pembelajaran. Sedangkan untuk online para guru ini kan banyak yang gagap teknologi maka akan ada training dan juga akan ada desain kurikulum yang mengadopsi muatan kurikulum lokal dengan kurikulum nasional, sehingga nanti kedepan perlahan tapi pasti guru akan tahu bagaimana mengolaborasi yang nasional dan lokal,” tandas Rahabav kepada Marinyo.com, di Gedung DPRD Maluku.

Dikatakan, jika model pembelajaran full ke sistem online dan mengikuti anjuran dari pemerintah pusat bahwa pembelajaran itu disederhanakan, sudah pasti kualitas siswa akan menurun.

Olehnya itu lanjut Rahabav, secepatnya harus dipikirkan untuk membuat desain kurikulum atau redesain kurikulum sehingga diharapkan bahwa yang tadi-tadinya anjuran pusat seperti itu tetapi kita tidak bisa memprediksikan bahwa kapan pandemi ini berakhir.

“Jadi kalau itu di desain maka online dan offline dapat disatukan sebagai satu kesatuan sehingga kalau mereka tidak punya akses internet tapi kalau ada vidio membelajaran maka bisa dilihat disitu,” jelas dia. (Mry-01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed