oleh

TNI AL Gandeng BIN Maluku Gelar Peduli Vaksinasi Covid-19

-Maluku-849 views

AMBON, MARINYO.COM- TNI Angkatan Laut-Lantamal IX bersinergi dengan Badan Intelejen Negara (BIN) daerah Maluku menyelenggarakan Peduli Vaksinasi. Kegiatan ini guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan menciptakan herd immunity agar kehidupan bermasyarakat kembali normal.

Kegiatan ini berpusat di Gereja Fajar Pengharapan-Passo, Jumat (08/10/2021).

Danlantamal IX Ambon Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina, M.M., M.T., yang saat itu didampingi Ketua Majelis Jemaat GPM Fajar Pengharapan dan Kabag Ops BIN Daerah Maluku mengatakan, Lantamal IX bekerjasama dengan Badan Intelegen Negara (BIN) dan Pengurus Gereja Raja Pengharapan untuk mensukseskan program pemerintah dengan target 70% penduduk tervaksin di periode ini dan apa yang dicanangkan Pemerintah bisa tercapai.

“Kita harapkan kegiatan ini bisa maksimal menghadirkan masyarakat secara sadar untuk melaksanakan Vaksin,” jelas Danlantamal.

Kedepan lanjut dia, kolaborasi penanganan vaksin akan terus dilaksanakan, selain di Ambon derbuan vaksinasi masyarakat maritim juga menjangkau pulau-pulau terpencil dan terluar.

Hal ini tak lain dengan tujuan pemerataan vaksinasi dan memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di wilayah kerja Lantamal IX.

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GPM Fajar Pengharapan-Passo, Pendeta Kres Timisela menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang sebesar – besarnya atas kepedulian Lantamal IX bersama BIN sehingga vaksinasi warga bisa dilaksanakan dan akses secara mudah dengan jarak cukup dekat.

Target pendaftar hari ini 600 Orang, namun kita berharap sebanyak mungkin warga bisa hadir untuk Vaksin. Agar terbentuk Herd immunity dan bisa hidup secara normal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Imbuh Kabag Ops Binda Maluku.

Kegiatan ini melibatkan 17 vaksinator dari Rumkital dr FX Suhardjo dan Puskesmas Passo dengan 10 Personil BIN Daerah Maluku sebagai pengatur alur vaksin. Target tervaksin hari ini adalah 600 orang serta tersedia Jenis Sinovac dan AstraZeneca. (DAS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed