AMBON, MARINYO.COM- Guna
menghidupkan dan memperkenalkan bahasa daerah terutama bahasa Melayu Ambon bagi generasi muda Kristen, Biro Pekabaran Injil Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) bekerjasama dengan Wycliffe menggelar kegiatan pelatihan Baca Keras Perjanjian Baru dalam bahasa Melayu Ambon di Jemaat GPM Soya, Senin (14/6/2021).
Kegiatan yang diikuti 26 peserta yang merupakan perwakilan masing-masing sektor ini dibuka oleh Kepala Biro Pekabaran Injil Sinode GPM, Pdt Hedia Lopies.
Dalam sambutannya, Pendeta Lopies mengatakan, pelatihan yang dilaksanakan merupakan bagian dari evaluasi akhir hasil terjemahan Alkitab Perjanjian Baru dalam bahasa Melayu Ambon.
Kegiatan ini sudah berlangsung dua kali yakni pertama di wilayah Klasis Kota Ambon tepatnya di Jemaat Imanuel Karang Panjang dan hari ini dilaksanakan di Soya, Klasis Pulau Ambon.
“Kemarin partisipasi bapak, ibu dan Adik-adik yang ikut di Karpan itu sangat luar biasa dalam melihat substansi, memberikan saran bahkan pertanyaan, dan itu baik sekali,” tandas dia.
Karena itu diharapkan dalam kegiatan ini jika ada bacaan yang ketika dibaca terasa susah maka harus disampaikan, sehingga Badan Penerjemah Alkitab (BPA) sebelum membuku-kan bacaan-bacaan tersebut dapat memperoleh masukan.
“Saya yakin apa yang berlangsung hari ini walaupun terlihat kecil tetapi akan mempunyai manfaat yang sangat besar bagi proses penerjemahan,” ujar dia, sembari berharap dari kegiatan ada hasil terjemahan yang baik sehingga dapat digunakan oleh jemaat-jemaat yang menggunakan bahasa Melayu Ambon.
“Dengan adanya partisipasi jemaat awam ini diharapkan akan menghasilkan terjemahan yang baik yang nantinya dipergunakan oleh jemaat-jemaat yang menggunakan
bahasa Melayu Ambon,” kata Pendeta Lopies.
Masih kata Pendeta Lopies, yang jadi persoalan ialah ketika bacaan ini sudah berhasil diterjemahkan apakah jemaat-jemaat yang menggunakan bahasa melayu Ambon dapat menggunakan ini ataukah tidak?
Karena apa yang dilakukan oleh GPM lewat kerjasama dengan Wycliffe bertujuan agar generasi muda dimasa lima hingga 10 tahun kedepan mengetahui bahasa Melayu Ambon dan mengerti bagaimana Yesus menyampaikan firman dengan bahasa kita sendiri dan itu mudah dimengerti.
Untuk diketahui selain bahasa Melayu Ambon, bahasa
yang diterjemahkan dan dikemas dalam berbagai bentuk cerita Alkitab adalah Bahasa Tela yang merupakan salah satu bahasa dari Maluku Barat Daya (MBD), ada juga
bahasa Alune Wamale. (DAS)












Komentar