AMBON, MARINYO.COM – Ketidakhadiran Kepala Balai Jalan dan Jembatan Nasional (BJJN) Provinsi Maluku, Yana Astuti ST, MT, dalam rapat resmi bersama Komisi III DPRD Maluku pada Selasa (18/11/2025) memicu kekesalan mendalam dari sejumlah anggota komisi.
Absennya pejabat vertikal yang bertanggung jawab terhadap proyek strategis di Maluku itu dianggap sebagai bentuk ketidakharmonisan dan pelecehan terhadap lembaga legislatif daerah.
Sekretaris Komisi III DPRD Maluku, Muimin Refra, menegaskan bahwa DPRD memiliki kewenangan yang sah berdasarkan Tata Tertib DPRD yang telah disahkan oleh Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan pengawasan terhadap seluruh proyek yang dibiayai APBD maupun APBN. Karena itu, ketidakhadiran Kepala Balai dianggap tidak dapat ditoleransi.
“Bayangkan kalau Kepala Balai Jalan dan Jembatan yang bertanggung jawab untuk pembangunan Maluku tidak proaktif terhadap DPR. Itu artinya dia menciptakan ketidakharmonisan antara DPR dan Balai Jalan dan Jembatan,” tegas Refra.
Ia mengungkapkan, sejak menjabat, Yana Astuti belum pernah sekalipun hadir dalam rapat bersama DPRD Maluku. Situasi ini membuat Komisi III menilai bahwa pejabat tersebut gagal membangun hubungan koordinatif yang baik dengan lembaga legislatif daerah.
“Sikap lembaga itu marwah. Bagaimana mungkin seorang pejabat vertikal bekerja di Maluku tapi tidak menciptakan keharmonisan dengan DPRD? Ini baru pertama kali terjadi,” tambahnya.
Melihat persoalan tersebut, Komisi III akhirnya memutuskan langkah tegas. Mereka sepakat untuk menyampaikan laporan resmi kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sekaligus mengusulkan penarikan Yana Astuti dari jabatannya sebagai Kepala Balai Jalan dan Jembatan Nasional Provinsi Maluku.
“Sikap Komisi III DPRD adalah menyampaikan kepada Menteri PUPR untuk menarik yang bersangkutan dari jabatannya sebagai Kepala Balai di Maluku,” tutup Refra.
Keputusan ini menunjukkan bahwa DPRD Maluku serius menjaga marwah lembaga dan tidak segan mengambil langkah tegas terhadap pejabat yang dinilai tidak kooperatif. (das)









Komentar