oleh

263 Mahasiswa STIKes Maluku Diwisudakan

AMBON, MARINYO.COM-Sebanyak 263 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Maluku Husada, Sabtu (17/12/2022) diwisudakan baik program sarjana profesi dan diploma Periode II angkatan X tahun 2021-2022 .

Sidang terbuka dalam rangka wisuda sarjana dan sumpah profesi yang berlangsung di The Natsepa Hotel dipimpin langsung oleh Ketua STIKes Maluku Husada Dr.Sahrir Sillehu, SKM, M.Kes.

Ketua STIKes Maluku Husada Dr.Sahrir Sillehu, SKM, M.Kes mengatakan, prosesi ini merupakan momen yang membahagiakan, dimana momen yang di tunggu-tunggu oleh wisudawan dan orang tua serta sanak keluarga selama menempuh pendidikan di STIKes Maluku Husada.

“Sidang senat terbuka dalam rangka wisuda sarjana dan sumpah profesi untuk jenjang level tujuh dan sumpah bidan dan untuk pendidikan fokasi tahun akademik 2021–2022 sebagai inflementasi amanat undang-undang tentang uji kompetensi Nasional,” ujar Sillehu.

Dikatakan, berdasarkan Surat Keputusn (SK) yudisium tanggal 28 November tahun 2022 dengan jumlah peserta wisudawan sebanyak 263 mahasiswa yang terdiri dari
Program studi (Prodi) kesehatan masyarakat sebanyak 25 mahasiswa, Prodi keperawatan sebanyak 88 mahasiswa, Prodi farmasi sebanyak 17 mahasiswi, Prodi diploma kebidanan sebanyak 108 mahasiswa, Profesi ners sebanyak 25 mahasiswa.

Lulusan ini kata ketua, menjalankan amanah sebagai tenaga Kesehatan dan membantu Pemerintah dalam penyebaran dan pemerataan tenaga kesehatan di Provinsi Maluku guna menyehatkan masyarakat.

STIKes Maluku Husada juga mendukung Visi dan Misi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku di bidang kesehatan yakni pelayanan kesehatan berbasis gugus pulau yang di laksanakan dengan cara terintegrasi ,terarah dan terpadu.

“Ini juga sejalan dengan visi STIKes Maluku Husada, menjadi perguruan tinggi kesehatan yang unggul di bidang kesehatan kepulauan dan pesisir dalam menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional yang mampu bersaing secara nasional maupun global,” tandas dia, sembari menambahkan Misi STIKes adalah secara berkelanjutan terus menerus melakukan berbagai upaya dalam menopang penyelengaraan pendidik.

Lebih lanjut kata dia, sudah 11 tahun STIKes Maluku Husada beroperasi dan seluruh Prodi sudah terakreditasi oleh lembaga akreditasi mandiri perguruan tinggi kesehatan. Institusi Husada telah di akui oleh Pemerintah dan terakreditasi dengan nilai B pada badan akreditasi perguruan tinggi pada tanggal 30 Mei Tahun 2019.

Seluruh Prodi dalam menjalankan pembelajaran mengacu pada kurikulum Nasional dari setiap asosiasi pendidikan tinggi masing-masing.

Pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan di ruang kelas dan laboratorium , klinik praktek mandiri, PKL dan praktek belajar
lapangan.

Ditambahkan, dosen STIKes terdiri dari dosen tetap yayasan dan tidak tetap , serta dari praktisi yang terkait dengan disiplin ilmu kesehatan.

Ada berbagai kegiatan yang sudah di lakukan untuk membantu Pemerintah dalam promosi Kesehatan upaya penurunan stanting dan penyakit inspeksi yang berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa , juga beberapa kegiatan lain .

Sementara itu, Pembina Yayasan Maluku Husada H.Hamdan Tunny ,S.Kep.,M.Kes kepada wartawan katakan, pihaknya sudah melakukan proses perubahan Sekolah Tinggi Ke Institut dengan menambah 3 Prodi dan rekomemdasi sudah diserahkan, dan dalam waktu dekat akan diusulkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi.

“Kita akan mulai dengan kampus di Desa Waiheru Kecamatan Baguala Kota Ambon yang sudah di bangun.
Syarat utama untuk mendapat ijin harus proses lewat lembaga Layanan Pendidikan Tinggi wilayah XII Maluku dan Maluku Utara,” jelas Tunny, sembari menambahkan, setelah rekomendasi sudah keluar maka diusulkan di ke Kementerian, selanjutnya akan konfersi dari sekolah tinggi ke institut dengan 10 Prodi.

Di tambahkannya, target kedepan kalau ijin sudah ada , itu kita akan usul satu Prodi sosial maka sudah penuhi ijin untuk Universitas.

Sekarang ini kita bisah usul jadi Universitas, hanya sekarang ini Prodi ilmu eksata semua, harus sosial 40 % , kalau psikologi ijin keluar, tambah Sosial satu saja Prodi , itu bisah berubah jadi universitas.

Untuk Sumber Daya Manusia(SDM) sekarang ini, sesuai undang-undang nomor 12 tahun 2012 harus 5 orang Master dan semua kita sudah siap dana kalau mau buka ilmu sosial atau hukum kita tenaga untuk itu banyak,ujarnya.

Untuk tenaga pengajaran katanya ada 107 orang , dan target dalam satu tahun untuk mahasiswa tingkat satu adalah sekitar 700 lebih .dan lulusan dalam satu tahun ini saja wisudawan Agustus tahun 2022 ada 468 orang, dan sekarang ini 263 orang wisudawan. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed