oleh

Peletakan Batu Penjuru Gedung Sentra Anak dan Remaja Sektor Zaitun, Momentum Sejarah Bangun Dasar Iman Generasi Muda

-Berita-50 views

AMBON, MARINYO.COM – Warga Sektor Zaitun Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Soya, Klasis Pulau Ambon, menggelar Ibadah Peletakan Batu Penjuru Gedung Sentra Anak dan Remaja, Sabtu (28/2/2026).

Momentum ini menjadi tonggak sejarah penting dalam upaya membangun pusat pembinaan iman bagi generasi muda gereja.

Ibadah peletakan batu penjuru dipimpin oleh Pendeta Betty Lohy. Dalam khotbahnya yang terambil dari Yesaya 28:16, ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan sekadar seremoni pembangunan fisik, melainkan peletakan dasar iman yang kokoh.

“Ini bukan hanya datang untuk menyaksikan peletakan batu semata, tetapi ini adalah momen peletakan dasar iman. Ini adalah karya Allah. Batu penjuru yang diletakkan adalah batu yang teruji, yang menjadi pusat pelayanan,” ungkapnya.

Ia mengingatkan, peletakan batu secara simbolis harus diiringi dengan pertanyaan rohani: apakah Kristus benar-benar dijadikan dasar dalam setiap proses pembangunan ke depan. Menurutnya, berbagai tantangan pasti akan dihadapi, namun bersama Tuhan tidak ada alasan untuk gelisah.

“Kita bukan membangun untuk dipuji atau mencari nama besar, tetapi semuanya untuk kemuliaan Tuhan. Bangunan fisik suatu saat bisa direnovasi atau rusak, tetapi kalau dibangun di atas Kristus, tempat ini akan menjadi berkat,” tegasnya.

Ketua Panitia Pembangunan, Karya A. Lesilolo, dalam laporannya menjelaskan bahwa proses menuju pembangunan ini dilalui dengan pergumulan panjang. Ia menyebutkan bahwa tanah seluas 324 meter persegi yang akan dibangun gedung dua lantai dengan tinggi 7,55 meter tersebut merupakan hibah sah dari keluarga almarhum Wem Salamena.
“Tahun 2025 tanah ini secara legal telah dihibahkan kepada GPM dalam hal ini Jemaat GPM Soya untuk proses pembangunan.

Mendirikan bangunan demi pertumbuhan iman anak dan remaja bukan perkara mudah, tetapi ini adalah panggilan pelayanan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GPM Soya, Pendeta Semmy Pattikawa, berharap peletakan batu penjuru ini menjadi awal yang baik bagi penyelesaian pembangunan, sekaligus langkah nyata dalam menyiapkan generasi gereja ke depan.

“Kalau kita memulai dengan Tuhan lewat ibadah, maka itu menjadi dasar yang kuat. Tuhan adalah satu-satunya dasar yang kokoh. Selaku Majelis Jemaat, kami akan terus menopang panitia dalam kerja-kerja ke depan,” katanya.

Penjabat Pemerintahan Negeri Soya, Sendi Soplanit, turut memberikan apresiasi atas dimulainya pembangunan tersebut. Ia menilai langkah ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan wujud nyata pembangunan iman generasi muda di jemaat.

“Sebagai pemerintah Negeri Soya, kami memberikan apresiasi kepada panitia. Ini bukan hanya tentang bangunan, tetapi tentang pembentukan iman anak-anak dan remaja,” ujarnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Komisaris PT Bank Maluku dan Maluku Utara, Michael Papilaya, Pjs Pemerintahan Negeri Soya, Majelis Jemaat GPM Soya, serta warga Sektor Zaitun yang menyambut penuh sukacita momen bersejarah tersebut.

Dengan peletakan batu penjuru ini, Jemaat GPM Soya menegaskan komitmennya untuk terus membangun generasi yang berakar kuat dalam iman, menjadikan Kristus sebagai dasar utama dalam setiap langkah pelayanan. (das)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed