oleh

Keluarga HO Bakal Laporkan Iqbal Payapo ke DPP HANURA

-Parlemen-1.007 views

Ambon, Marinyo.com- Anggota DPRD Maluku dari Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA), Iqbal Payapo terancam dilaporkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai, lantaran dinilai tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan persoalan pribadinya bersama keluarga besar ‘HO’ yang adalah tunangannya.

“Saudara Iqbal Payapo, oknum anggota DPRD Maluku dari Partai HANURA lagi-lagi tidak hadir memenuhi panggilan Badan Kehormatan. Ini menunjukan bahwa saudara Iqbal kebal, tidak merespon dan memberikan harapan yang baik kepada apa yang menjadi kewenangan.

Sebagai wakil rakyat tentunya Iqbal harus tahu bagaimana mengayomi dan menunjukkan perilaku yang baik terhadap persoalan-persoalan yang ada,” tandas ayah kandung HO, Ali Ohorella kepada wartawan, Rabu (17/2/2021) usai mengikuti rapat bersama BK DPRD Maluku.

Dikatakan, Iqbal Payapo tahu persis bahwa ada amanat yang diletakkan diatas pundaknya yang dititipkan masyarakat untuk dia bawa ke DPRD untuk diimplementasikan.

Sayangnya, sampai hari ini tidak ada kejelasan dari yang bersangkutan, tidak ada kabar bahwa dia akan hadir di BK. Olehnya itu, sebagai orang tua HO tentunya akan menempuh jalur lain terhadap masalah ini.

“Saya punya tujuan akhir dari persoalan ini saya akan tempuh apakah jalur hukum, dan saya juga akan bawa masalah ini ke DPP HANURA. Karena dia sebagai anggota DPRD dan sebagai politisi tentunya ada partai yang membawa dia ke DPRD dan tentunya ada mekanisme sesuai dengan AD/ART partai bisa mengaturnya,” tandas Ali.

Masih kata Ali, untuk ke DPP HANURA dirinya sementara mempersiapkan berbagai dokumen untuk memperkuat laporannya.

“Kita harus mendapatkan rekomendasi-rekomendasi dan dokumen rapat dan juga ada bentuk fisik berupa undangan-undangan selama tujuh kali yang tidak digubris Iqbal. Saya sudah minta dari BK untuk bisa menyiapkan itu. Dalam waktu dekat saya akan ke Jakarta bertemu DPP untuk melaporkan masalah ini karena ini menyangkut harga diri dan marwah keluarga besar Ohorela, dimana disana ada keluarga Marasabessy, Diponegoro dan sebagainya,” tegas dia.

Langkah ini kata dia harus ditempuh karena pihak keluarga besar telah menuntut itu. Apalagi, ada ancaman dari Iqbal Payapo melalui WhatsApp kepada HO (anak saya) yang menegaskan bahwa dirinya (Iqbal Payapo) siap menerima ancaman dari keluarga HO.

“Saya sudah sampaikan hal ini kepada Hasyim Payapo yang adalah ayah Iqbal sekaligus Ketua DPD HANURA Maluju bahwa ancaman anaknya ini bisa menjadi Bom Waktu, sehingga tidak boleh dibiarkan sayangnya itu tidak direspon oleh orang tuanya,” ujar Ali.

Ali bahkan menilai tindakan Iqbal Payapo adalah tindakan “preman”.

“Preman itu berarti bisa saja ada kategori dilakukan secara pribadi atau dia bisa perintahkan orang lain. jadi memang itu kelihatan. Saya mau katakan kalau mau jadi preman ya preman tetapi kalau mau jadi anggota DPRD ya silahkan. Ini menjadi bom waktu,” tegas dia. (DAS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed