Oleh :Vonda Lalopua
Penulis adalah Dosen Program Studi Teknologi Hasil Perikanan. Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan Universitas Pattimura Ambon
Ikan merupakan sumber protein berkualitas tinggi dengan kalori yang rendah, menjadi pilihan ideal bagi siapa pun yang ingin tetap sehat sekaligus mengontrol berat badan. Tuna dan cakalang adalah keluarga Scombridae (ikan kembung-kembungan), tetapi memiliki marga yang berbeda. Ke 2 jenis ikan ini seringkali dianggap sama meskipun terdapat perbedaan. Dengan memahami perbedaannya, akan memudahkan untuk memilih jenis ikan yang paling sesuai dengan selera dan kebutuhan, serta tetap dapat menikmati hidangan laut yang lezat dan bergizi.
Ikan tuna sangat besar dan berat, bisa mencapai 5 kilogram. Tuna dewasa mempunyai berat dari 35 – 350 kilogram. Cakalang mempunyai panjang yang hampir sama dengan tongkol tetapi badan sedikit lebih besar dan gemuk. Terdapat perbedaan yang signifikan pada tekstur, rasa, harga, serta ketersediaan tuna dan cakalang di pasaran. Di Maluku cakalang lebih mudah ditemukan dengan harga yang lebih terjangkau. Ketersediaan yang melimpah membuat cakalang menjadi pilihan utama bagi sebagian besar masyarakat untuk memenuhi kebutuhan protein hewani. Tuna dianggap “ bernilai tinggi” cenderung lebih mahal karena tuna hidup di laut lepas, biaya penangkapan tinggi, penanganan pasca tangkap ketat, rantai dingin wajib, permintaan global tinggi untuk pasar sushi dan sashimi.
Tuna memiliki tekstur yang lembut dan berserat halus, dengan rasa gurih dan sedikit manis, sehingga tuna cocok untuk berbagai olahan, mulai dari sashimi hingga steak. Rasa tuna cenderung ringan sehingga mudah dipadukan dengan berbagai bumbu dan rempah. Cakalang memiliki tekstur yang padat, tetapi lebih lembut daripada tongkol. Rasanya cenderung lebih gurih dan sedikit lebih kuat dibandingkan tuna. Tekstur cakalang lebih kokoh saat diolah, cocok untuk berbagai jenis masakan. Tidak ada perbedaan kandungan gizi dari tuna dan cakalang, ke 2 nya mengandung Asam lemak omega 3, Vitamin B6 dan B12, Selenium Magnesium, Kalium, Tiamin, Tembaga, Zat besi, Vitamin A. Kandungan gizi ikan sangat berpengaruh terhadap perkembangan sistem saraf dan fungsi otak bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak.
Memilih ikan segar sangat penting untuk mendapatkan kualitas rasa dan nutrisi terbaik. Untuk cakalang, pilih ikan dengan warna kulit cerah dan garis melintang yang masih terlihat jelas. Jika membeli cakalang asap, pastikan aromanya segar dan tidak terlalu tajam. Bau yang menyengat bisa menjadi indikasi bahwa ikan tersebut sudah tidak segar lagi. Sedangkan untuk tuna, carilah ikan dengan tekstur yang kenyal dan warna daging yang merah muda cerah. Hindari ikan yang memiliki bau amis yang menyengat atau tekstur yang lembek. (***)










Komentar