oleh

Rakerda Perdana IWAPI Maluku: Dorong UMKM Naik Kelas Menuju Maluku Sejahtera

-Berita-496 views

AMBON, MARINYO.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Maluku menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pertamanya, Kamis (21/8/2025), di Ballroom Kamari Hotel, Ambon. Mengusung tema “Membuka Aksesibilitas Pasar dan Mendorong Peningkatan UMKM Menuju Maluku Sejahtera”, kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta dari 9 kabupaten/kota di Maluku.
Ketua Panitia, Ritta S. Hayat dalam laporannya menjelaskan, Rakerda merupakan agenda penting yang diatur dalam AD/ART organisasi dan diselenggarakan berdasarkan hasil rapat DPD IWAPI Maluku. “Kami berharap, dari forum ini akan lahir program-program strategis dan kolaboratif untuk penguatan UMKM perempuan di Maluku,” ujar Ritta.

Tiga Strategi Utama: Kapasitas, Permodalan, dan Jaringan

Ketua DPD IWAPI Provinsi Maluku, Nita Bin Umar, SP menyampaikan bahwa Rakerda ini memiliki arti penting, bukan hanya karena bertepatan dengan 50 tahun berdirinya IWAPI, tetapi juga sebagai forum evaluasi dan penyusunan langkah ke depan.
“IWAPI telah hadir di 9 kabupaten/kota di Maluku dan menjadi wadah silaturahmi serta penguatan peran perempuan pengusaha. Tiga hal penting yang perlu menjadi perhatian adalah peningkatan kapasitas perempuan, penguatan UMKM melalui permodalan, dan perluasan jaringan bisnis,” tegas Nita.
Ia berharap, Rakerda ini mampu melahirkan program inovatif yang dapat berkolaborasi dengan pemerintah dalam mendorong ekonomi daerah.

Ketua DPP IWAPI: Rekrut Milenial, Optimalkan Program Pemerintah

Ketua Umum DPP IWAPI, Ir. Dyah Anita Prihapsari, MBA turut hadir dan memberikan pengarahan. Ia menekankan pentingnya adaptasi IWAPI dengan perkembangan zaman.
“Organisasi kita kini berusia 50 tahun dan sudah hadir di 36 provinsi serta satu cabang di Malaysia. Ke depan, minimal 30 persen pengurus IWAPI harus dari kalangan milenial agar organisasi lebih adaptif terhadap teknologi dan tren bisnis modern,” kata Dyah.
Ia juga mendorong anggota IWAPI untuk merespons program strategis pemerintah seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG) dengan melihat peluang usaha di sektor kuliner. “IWAPI adalah mitra pemerintah yang sudah terbukti mendukung peningkatan ekonomi daerah. Dengan sinergi yang kuat, saya yakin kita bisa naik kelas bersama,” tegasnya.

Wakil Gubernur Maluku: IWAPI Harus Jadi Pilar Kebangkitan Ekonomi

Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku, Abdulah Vanath, S.Sos, dalam sambutannya menyatakan dukungan penuh pemerintah terhadap kegiatan Rakerda IWAPI. Ia menyoroti tantangan besar yang dihadapi Maluku, termasuk perlambatan ekonomi akibat transisi kepemimpinan dan kondisi keamanan.
“Kita butuh pengusaha perempuan yang siap bersaing dan mampu menjawab pertanyaan besar: komoditi apa yang bisa kita jual? Ini PR bersama,” ujarnya.
Vanath juga menyinggung insiden di Hunut dan Hitu yang berdampak pada iklim investasi di Maluku. “Kunci pembangunan adalah keamanan. Mari kita jaga bersama agar Maluku tetap menjadi daerah yang ramah bagi investasi,” tambahnya.

Harapan Bersama: Kolaborasi untuk Maluku Sejahtera

Rakerda ini diharapkan menjadi tonggak penting bagi IWAPI Maluku untuk melangkah lebih jauh. Sinergi antara organisasi perempuan pengusaha dan pemerintah menjadi kunci untuk mewujudkan Maluku yang lebih sejahtera, inklusif, dan berdaya saing.
Jika Anda membutuhkan versi berita ini untuk media cetak atau online, saya bisa bantu sesuaikan gaya penulisannya. Mau dibuat versi singkat untuk siaran pers juga bisa. (das)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed