AMBON, MARINYO.COM- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Maluku, Jumat (15/12/2023) menggelar Literasi Media dan Praktek Digital, yang melibatkan mahasiswa UKIM, IAKN, dan juga AMGPM.
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber yakni Ketua KPID Maluku, Mutiara Dara Utama, Komisioner KPID Lekperi J Amtu dan Praktisi Film, Teguh Abdi Damai.
Ketua KPID Maluku, Mutiara Dara Utama dalam sambutannya mengatakan, literasi media ini penting untuk memberikan sebuah kesadaran kritis kepada publik saat berhadapan dengan media.
Sebab pemuda yang adalah masa depan bangsa mesti memiliki kesadaran kritis tentang penggunaan smartphone yang menyediakan berbagai aplikasi dan pilihan.
”Kata kunci untuk gerakan literasi media adalah sadar dan kritis. Sebab literasi media bertujuan memberikan kesadaran agar masyarakat lebih kritis sehingga tidak salah melangkah,” ujarnya.
Dikatakan, jika media saat ini bukan hanya tentang Radio dan Televisi namun tentang Facebook, Yutobe, Tik Tok dan lainnya yang memberikan pilihan sehingga pengguna diminta cerdas . Sebab ada dampak dari pilihan.
Oleh karena itu, generasi muda mesti cerdas sehingga dengan smartphone bisa memberikan kontribusi yang mendidik dan memberikan pengetahuan yang mendidik.
Sementara Komisioner KPID, Likperi
Amtu dengan materi Teliti Bermedia dan Berpikir Kritis. Dirinya menekankan pada penggunaan media secara cerdas dan memilih media dengan teliti sehingga memberikan kontribusi yang baik. Khususnya kepada kaum muda yang adalah masa depan bangsa.
” KPID Maluku, memberikan pemahaman sebab saat ini tidak hanya tentang radio dan televisi yang menjadi perhatian namun media yang lain. Sebab zaman ini adalah zaman modern yang memberikan perkembangan teknologi canggih dengan perangkat smartphone. Kita mesti cerdas dengan teliti media agar lebih kritis . Literasi Media menjadi edukasi untuk lebih giat belajar tentang cerdas menggunakan smartphone,” tutup Amtu. (DAS)











Komentar